Senjata AS Lawan Covid: Wajib Masker-Vaksin, Testing Rutin

AS berencana menerapkan sejumlah kebijakan, termasuk wajib vaksinasi dan masker hingga testing rutin, untuk melawan lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini. (Getty Images via AFP/Drew Angerer)
Jakarta, CNN Indonesia — Amerika Serikat berencana menerapkan sejumlah kebijakan, termasuk wajib vaksinasi dan masker hingga testing rutin, untuk melawan lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu belakangan.
AS menyusun kebijakan-kebijakan ini karena kasus harian Covid di AS mulai merangkak naik. Menurut data John Hopkins University, rata-rata kasus harian di AS dalam sepekan terakhir mencapai 57.300.

Angka ini meningkat tajam ketimbang 3-39 Juni lalu dengan kasus harian tak lebih dari 23 ribu. Pada 4 Juni, AS bahkan nol kasus.

Peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Negeri Paman Sam itu dipicu varian Delta yang diyakini lebih mudah menular.

Berikut kebijakan yang bakal diambil Presiden AS, Joe Biden, untuk menghalau penyebaran virus corona.

Lihat Juga :

Covid Meroket, RS di AS Menjerit Kekurangan Tempat Tidur ICU
Pemakaian kembali masker
Amerika Serikat mewajibkan kembali penggunaan masker di seluruh gedung pemerintahan di daerah dengan tingkat penularan Covid-19 tinggi.

Pada Selasa (27/7) lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga merekomendasikan kembali penggunaan masker di dalam ruangan, terutama di wilayah yang risiko penularannya tinggi.

Pada Mei lalu, CDC sebenarnya mengizinkan warga AS yang sudah divaksin untuk melepas masker di dalam atau luar ruangan. Namun, lonjakan Covid-19 akibat kemunculan varian Delta membuat AS harus mengubah arah kebijakan.

New York Times melaporkan, CDC juga menyerukan masker secara umum untuk guru, staf, siswa, dan pengunjung di sekolah, terlepas dari status vaksinasi dan penularan virus di masyarakat.

Lihat Juga :

AS Wajibkan Masker di Gedung Pemerintahan Daerah Covid Tinggi
Vaksinasi wajib pegawai negeri
Presiden Joe Biden dilaporkan bakal mengumumkan kebijakan wajib vaksinasi bagi seluruh pegawai negeri Amerika Serikat pada hari ini, Kamis (29/7).

“Semakin kami mempelajari virus ini dan varian Delta, semakin kami khawatir dan prihatin. Hanya ada satu hal yang kita tahu pasti – jika ratusan juta orang lainnya divaksinasi, kita akan berada di dunia yang sangat berbeda,” kata Biden.

CNN melaporkan, pemerintah juga berencana mewajibkan vaksin bagi tenaga kesehatan di Amerika Serikat. Pemerintah akan menindaklanjuti rencana ini dengan terlebih dahulu menetapkan dasar hukumnya.

Lihat Juga :

AS Ingin Wajibkan Vaksin bagi Pegawai Federal Usai Covid Naik
Gencarkan testing Covid
Pemerintah juga berencana melakukan tes Covid-19 secara rutin hingga menerapkan pembatasan perjalanan bagi pegawai negeri yang belum divaksin, sebagaimana sudah berlaku di New York dan California.

Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengatakan bahwa pegawai di wilayah itu akan diminta untuk vaksinasi atau tes setiap minggu.

Menurut data Worldometer, sejak pandemi merebak, secara keseluruhan AS telah melakukan tes terhadap 527 juta penduduk.

FOTO: Geger Covid, New York Berlindung di Balik Masker
slide 1 of 7

slide 1 to 5 of 7

(isa/has)

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Senjata AS Lawan Covid: Wajib Masker-Vaksin, Testing Rutin” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210729104433-134-673657/senjata-as-lawan-covid-wajib-masker-vaksin-testing-rutin.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.