Senjata AS Lawan Covid: Wajib Masker-Vaksin, Testing Rutin

AS berencana menerapkan sejumlah kebijakan, termasuk wajib vaksinasi dan masker hingga testing rutin, untuk melawan lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini. (Getty Images via AFP/Drew Angerer)
Jakarta, CNN Indonesia — Amerika Serikat berencana menerapkan sejumlah kebijakan, termasuk wajib vaksinasi dan masker hingga testing rutin, untuk melawan lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu belakangan.
AS menyusun kebijakan-kebijakan ini karena kasus harian Covid di AS mulai merangkak naik. Menurut data John Hopkins University, rata-rata kasus harian di AS dalam sepekan terakhir mencapai 57.300.

Angka ini meningkat tajam ketimbang 3-39 Juni lalu dengan kasus harian tak lebih dari 23 ribu. Pada 4 Juni, AS bahkan nol kasus.

Peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Negeri Paman Sam itu dipicu varian Delta yang diyakini lebih mudah menular.

Berikut kebijakan yang bakal diambil Presiden AS, Joe Biden, untuk menghalau penyebaran virus corona.

Lihat Juga :

Covid Meroket, RS di AS Menjerit Kekurangan Tempat Tidur ICU
Pemakaian kembali masker
Amerika Serikat mewajibkan kembali penggunaan masker di seluruh gedung pemerintahan di daerah dengan tingkat penularan Covid-19 tinggi.

Pada Selasa (27/7) lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga merekomendasikan kembali penggunaan masker di dalam ruangan, terutama di wilayah yang risiko penularannya tinggi.

Pada Mei lalu, CDC sebenarnya mengizinkan warga AS yang sudah divaksin untuk melepas masker di dalam atau luar ruangan. Namun, lonjakan Covid-19 akibat kemunculan varian Delta membuat AS harus mengubah arah kebijakan.

New York Times melaporkan, CDC juga menyerukan masker secara umum untuk guru, staf, siswa, dan pengunjung di sekolah, terlepas dari status vaksinasi dan penularan virus di masyarakat.

Lihat Juga :

AS Wajibkan Masker di Gedung Pemerintahan Daerah Covid Tinggi
Vaksinasi wajib pegawai negeri
Presiden Joe Biden dilaporkan bakal mengumumkan kebijakan wajib vaksinasi bagi seluruh pegawai negeri Amerika Serikat pada hari ini, Kamis (29/7).

“Semakin kami mempelajari virus ini dan varian Delta, semakin kami khawatir dan prihatin. Hanya ada satu hal yang kita tahu pasti – jika ratusan juta orang lainnya divaksinasi, kita akan berada di dunia yang sangat berbeda,” kata Biden.

CNN melaporkan, pemerintah juga berencana mewajibkan vaksin bagi tenaga kesehatan di Amerika Serikat. Pemerintah akan menindaklanjuti rencana ini dengan terlebih dahulu menetapkan dasar hukumnya.

Lihat Juga :

AS Ingin Wajibkan Vaksin bagi Pegawai Federal Usai Covid Naik
Gencarkan testing Covid
Pemerintah juga berencana melakukan tes Covid-19 secara rutin hingga menerapkan pembatasan perjalanan bagi pegawai negeri yang belum divaksin, sebagaimana sudah berlaku di New York dan California.

Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengatakan bahwa pegawai di wilayah itu akan diminta untuk vaksinasi atau tes setiap minggu.

Menurut data Worldometer, sejak pandemi merebak, secara keseluruhan AS telah melakukan tes terhadap 527 juta penduduk.

FOTO: Geger Covid, New York Berlindung di Balik Masker
slide 1 of 7

slide 1 to 5 of 7

(isa/has)

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Senjata AS Lawan Covid: Wajib Masker-Vaksin, Testing Rutin” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210729104433-134-673657/senjata-as-lawan-covid-wajib-masker-vaksin-testing-rutin.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Coretan Swastika di Lift Kemenlu AS, Menlu Mengamuk

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, mengamuk setelah menerima laporan mengenai coretan lambang Nazi, swastika, di lift kementeriannya. (AFP/Andrew Harnik)
Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, mengamuk setelah menerima laporan mengenai coretan lambang Nazi, swastika, di lift kementeriannya.
“Ini merupakan pengingat menyakitkan bahwa anti-Semitisme belum berakhir. Itu semua masih ada dan kita menghadapinya di seluruh dunia, dan sayangnya kita juga menghadapinya di tempat yang sangat dekat,” ujar Blinken, seperti dikutip AFP, Rabu (28/7).

Ia kemudian berkata, “Saya harus menekankan bahwa anti-Semitisme tak punya tempat di Amerika Serikat dan tentunya tak punya tempat di Kementerian Luar Negeri.”

Saat ini, pejabat Kemlu AS pun sedang menyelidiki bagaimana simbol Nazi tersebut bisa terlihat di dinding lift di Gedung Harry S. Truman.

Lihat Juga :

Covid Meroket, RS di AS Menjerit Kekurangan Tempat Tidur ICU
Komite Yahudi Amerika juga mengaku bingung simbol Nazi itu bisa tertoreh di lift yang sangat dekat dengan kantor bagian anti-Semitisme.

Skip ad
×
powered by AdSparc
Menurut komite tersebut, saat ini posisi perwakilan urusan anti-Semitisme di Kemlu itu sedang kosong usai pergantian kepemimpinan. Mereka pun mendesak Kemlu untuk segera mengisi posisi tersebut.

“Anti-Semitisme masih terus ada di dunia, seperti yang dikatakan Menlu,” ucap Direktur Komite Yahudi Amerika urusan Anti-Semitisme, Holly Huffnagle.

Blinken sendiri dikenal sebagai Yahudi sekuler penolak keras anti-Semitisme. Ayah angkat Blinken juga merupakan penyintas kamp Nazi.

Bulan lalu, Blinken berkunjung ke Berlin untuk menggaungkan upaya memerangi kemunculan kembali anti-Semitisme di Jerman dengan menggencarkan edukasi mengenai Holocaust.

Ia mengingatkan bahwa penolakan terhadap sejarah Holocaust dan gerakan anti-Semitisme lainnya “kerap kali muncul berbarengan dengan homofobia, xenofobia, rasialisme, dan bentuk kebencian lainnya.”

(has)

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Coretan Swastika di Lift Kemenlu AS, Menlu Mengamuk” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210729093034-134-673619/coretan-swastika-di-lift-kemenlu-as-menlu-mengamuk.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Menlu China Temui Taliban, Minta Bantu Lawan Ekstremis Uighur

Menlu China, Wang Yi, bertemu dengan perwakilan Taliban dan meminta dibantu melawan kelompok ekstremis Uighur di Xinjiang, East Turkestan Islamic Movement. (AFP/Massimo Percossi)
Jakarta, CNN Indonesia —
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan perwakilan Taliban pada Rabu (28/7) di Tianjin dan meminta dibantu untuk melawan kelompok ekstremis Uighur di Xinjiang, East Turkestan Islamic Movement (ETIM).

Sebagaimana dilansir Reuters, Wang mengatakan bahwa ia berharap Taliban dapat membantu melawan ETIM yang merupakan “ancaman langsung terhadap keamanan nasional China.”
“ETIM, kelompok teroris yang masuk dalam daftar Dewan Keamanan PBB, merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional dan integritas wilayah China, dan merupakan kewajiban bersama komunitas internasional untuk melawan mereka,” ujar Wang.

Kelompok yang bertekad menjadikan Xinjiang sebagai negara Islam itu memang dianggap teroris oleh PBB, Uni Eropa, dan beberapa negara lain secara khusus, seperti Malaysia, Pakistan, Rusia, Turki, Inggris, dan Uni Emirat Arab.

Lihat Juga :

AS Janji Tingkatkan Serangan Udara Lawan Taliban
Selain masalah ETIM, masalah perdamaian di Afghanistan juga menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuan Wang dengan sembilan perwakilan Taliban ini.

×
powered by AdSparc
“[Taliban diharapkan] memegang peranan penting dalam proses rekonsiliasi dan rekonstruksi damai di Afghanistan,” demikian bunyi notulen pertemuan yang dikutip Reuters.

Pertemuan ini dianggap dapat memperkuat pengakuan Taliban di panggung internasional, sementara kekerasan di Afghanistan sendiri kian parah karena peningkatan serangan kelompok tersebut usai pasukan Amerika Serikat angkat kaki.

Lihat Juga :

Taliban Penggal Warga Afghanistan Penerjemah Tentara AS
Saat ini, Taliban bahkan sudah memiliki kantor di Qatar, di mana perundingan damai kerap dilaksanakan. Taliban juga mengirimkan perwakilan mereka ke Iran untuk bertemu dengan delegasi pemerintah Afghanistan.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengatakan bahwa ia mendukung jika China juga ingin menggaungkan resolusi damai atas perang di Afghanistan. Namun, ia menekankan bahwa China juga harus menggandeng perwakilan pemerintah Afghanistan.

“Tak ada yang mau pengambilalihan militer oleh Taliban dan pendirian emirat Islam,” ujar Blinken dalam wawancara dengan CNN-News18.

Saat ini, Taliban memang terus meningkatkan serangannya di Afghanistan. Mereka bahkan mengklaim sudah menguasai 95 persen wilayah Afghanistan.

Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Afghanistan, China berharap konflik berkepanjangan itu tak membawa pengaruh buruk terhadap negaranya.

“Delegasi kami meyakinkan China bahwa kami tidak akan membiarkan tanah Afghanistan untuk melawan China,” ujar juru bicara Taliban, Mohammed Naeem.

Ia juga berkata, “China juga menekankan komitmen untuk membantu warga Afghanistan dan memastikan tak akan mengintervensi masalah Afghanistan, tapi akan membantu pemulihan perdamaian.”

Baca artikel CNN Indonesia “Menlu China Temui Taliban, Minta Bantu Lawan Ekstremis Uighur” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210729070340-113-673582/menlu-china-temui-taliban-minta-bantu-lawan-ekstremis-uighur.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Malaysia Akan Cabut Status Darurat Covid 1 Agustus

Ilustrasi pandemi virus corona di Malaysia. (AFP/MOHD RASFAN)
Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah Malaysia memutuskan mencabut status darurat pandemi virus corona pada 1 Agustus mendatang setelah menerapkannya sejak awal tahun ini.
Menteri Hukum Malaysia Takiyuddin Hassan menuturkan pemerintah tidak akan menganjurkan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong memperpanjang status darurat ketika berakhir pada 1 Agustus mendatang.

Mengutip Reuters, hal itu diutarakan Takiyuddin saat rapat dengan parlemen Malaysia pada Senin (26/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lihat Juga :

Malaysia Cetak Rekor 17 Ribu Kasus Covid-19 Hari Ini
Raja Malaysia telah menerapkan status darurat Covid-19 sejak 12 Januari lalu. Perdana Menteri Muhyiddin Yassin berpendapat status darurat diperlukan untuk meredam penularan virus corona.

Deklarasi status darurat memberikan Muhyiddin kewenangan untuk menangguhkan parlemen (reses). Dengan begitu, Muhyiddin dapat menerapkan kebijakan penanganan pandemi tanpa melalui persetujuan legislatif.

Di awal pandemi, kabinet Muhyiddin dinilai berhasil menekan penyebaran dan laju infeksi Covid-19, salah satunya dengan menerapkan penguncian wilayah (lockdown) pada Maret tahun lalu.Saat itu, laju infeksi harian corona dapat ditekan.

Lihat Juga :

Warga Malaysia Gelar Konvoi Tuntut PM Mundur Hari Ini
Namun, setelah menerapkan serangkaian pelonggaran, Malaysia kembali didera gelombang baru penularan Covid-19 yang diperparah dengan penyebaran varian Delta corona yang lebih menular.

Muhyiddin menerapkan lockdown lebih ketat pada 1 Juni hingga hari ini. Namun, terlepas dari lockdown dan status darurat, penularan Covid-19 Malaysia semakin buruk dan memicu kemarahan publik.

Infeksi harian Covid-19 di Negeri Jiran terus mencatat rekor tertinggi hingga lebih dari 10 ribu kasus.

Malaysia mencetak rekor kasu Covid-19 harian hingga 17 ribu kasus pada Minggu (25/7).

Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit dan ruang ICU (BOR) pun sempat melebihi 100 persen di beberapa wilayah.

Lihat Juga :

Deretan Negara Asia Tenggara Cetak Rekor Covid Hari Ini
Situasi pandemi yang terus memburuk ini pun memicu amarah publik, terutama kelompok oposisi pemerintah di parlemen hingga membuat kepemimpinan Muhyiddin kembali terancam.

Partai politik terbesar di Negeri Jiran, UMNO, memutuskan menarik diri dan dukungan terhadap koalisi pemerintah.

Salah satu alasan UMNO adalah karena pemerintahan Muhyiddin dinilai gagal menangani pandemi virus corona. UMNO bahkan mendesak Muhyiddin mundur sebagai perdana menteri.

(rds/dea)

Saksikan Video di Bawah Ini:
VIDEO: 200 Petugas Kena Covid, Posko Vaksin Malaysia Ditutup

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Malaysia Akan Cabut Status Darurat Covid 1 Agustus” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210726124207-106-672234/malaysia-akan-cabut-status-darurat-covid-1-agustus.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Saudi Mulai Izinkan Jemaah Internasional Umrah, Termasuk RI

Ilustrasi. Ibadah Umrah di masa pandemi. (AFP/BANDAR AL-DANDANI)
Jakarta, CNN Indonesia — Arab Saudi dilaporkan mulai mengizinkan jemaah internasional, termasuk dari Indonesia, melaksanakan umrah mulai 10 Agustus mendatang bertepatan dengan tahun baru Islam 1443 H.
Langkah itu diambil Saudi setelah ibadah haji khusus bagi jemaah lokal rampung dilaksanakan.

“Masjid Raya siap menerima jemaah umrah,” ujar Wakil Kepala Urusan Masjidil Haram, Saad bin Muhammad al-Muhaimid seperti dikutip Daily Star.

Lihat Juga :

Arab Saudi Evakuasi 200 Warga dari Indonesia Mulai Hari Ini
Media lokal Haramain Sharifain melaporkan Kementerian Umrah dan Haji Saudi mengizinkan hampir seluruh negara membuka penerbangan langsung ke Saudi khusus jemaah umrah.

Namun, pemerintahan Raja Salman mewajibkan jemaah dari 9 negara termasuk Indonesia untuk transit dan menjalani karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Saudi.

×
powered by AdSparc

Selain Indonesia, delapan negara lain yang masuk aturan tersebut terdiri dari India, Pakistan, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Libanon.

Lihat Juga :

Saudi Larang Warga Pergi ke RI Akibat Lonjakan Covid-19
Pemerintah Saudi juga menerapkan serangkaian syarat untuk jemaah umrah internasional.

Salah satu syarat jemaah umrah adalah berusia 18 tahun ke atas dan telah rampung divaksinasi Covid-19 jenis Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson&Johnson (J&J).

“Dosis vaksin Covid-19 buatan China dengan satu suntikan vaksin booster dari Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson&Johnson (J&J) juga diperbolehkan,” bunyi laporan media tersebut.

Lihat Juga :

Saudi Sebut Haji 2021 Aman, 356 Penerobos Ditangkap
CNNIndonesia.com telah menghubungi Duta Besar RI di Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel untuk meminta konfirmasi namun yang bersangkutan belum merespons.

Sejak awal pandemi Covid-19 merebak pada 2020, Arab Saudi telah menerapkan penguncian wilayah (lockdown) yang berimbas pada pembatasan ibadah haji dan umrah, terutama bagi jemaah internasional.

(rds/dea)

Saksikan Video di Bawah Ini:
VIDEO: Arab Saudi Izinkan Umrah Mulai 10 Agustus

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Saudi Mulai Izinkan Jemaah Internasional Umrah, Termasuk RI” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210726122014-120-672212/saudi-mulai-izinkan-jemaah-internasional-umrah-termasuk-ri.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Setelah Norwegia, Meteor Tembus Langit Texas AS dan Meledak

Ilustrasi meteor lintasi langit Texas. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)

Jakarta, CNN Indonesia — Sebuah meteor atau fireball terbang dan tampak jatuh di langit Texas, Amerika Serikat (AS). Video ini direkam dari mobil seorang warga setempat.

Mengutip BBC, NASA percaya meteor tersebut memasuki atmosfer Bumi di suatu tempat antara Dallas dan Houston. NASA mengklaim telah melacak pecahannya yang jatuh ke Bumi di utara Houston lewati Texas AS.
Lihat Juga :

Meteor Raksasa Hantam Bumi, Terbakar di Langit Norwegia
Mengutip Dallas News, seorang saksi mata menyebutkan bila fenomena ini terjadi Minggu (25/7) malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat.

Sejumlah ledakan juga dikabarkan terdengar yang diduga berasal dari meteorid ini. Masyarakat yang mendengar ledakan dikatakan berasal dari Texoma dan timur laut Texas, menurut Texas Storm Chaser.

Dalam video meteor yang diposting ke halaman penggemar Facebook Texas Storm Chaser, titik terang terlihat menuju ke bumi, dan ledakan keras terdengar sebelum cahaya meledak. Video itu diambil dari bel pintu Ring di Carthage, Texas.

Baca artikel CNN Indonesia “Setelah Norwegia, Meteor Tembus Langit Texas AS dan Meledak” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210726131253-199-672241/setelah-norwegia-meteor-tembus-langit-texas-as-dan-meledak.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Vietnam Lockdown Hanoi usai Pecah Rekor Covid

Ilustrasi Hanoi. (AFP/Manan Vastsyayana)
Jakarta, CNN Indonesia — Vietnam memutuskan untuk menerapkan lockdown di ibu kota negara, Hanoi, mulai Sabtu (24/7) setelah mencatat rekor kasus Covid-19 sehari sebelumnya.
Sebagaimana dilansir Associated Press, pemerintah merilis perintah lockdown tersebut pada Jumat (23/7) malam. Berdasarkan surat perintah itu, lockdown akan dilakukan selama 15 hari mulai Sabtu.

Dengan aturan ini, pemerintah melarang semua perkumpulan lebih dari dua orang di area publik di Hanoi.

Semua gedung juga harus menghentikan operasi kecuali kantor pemerintahan, rumah sakit, dan pusat-pusat bisnis esensial.

Lihat Juga :

5 Negara Asia Tenggara Putuskan Perketat Pembatasan Covid
Vietnam mengambil keputusan ini setelah Kementerian Kesehatan mengumumkan lonjakan kasus harian Covid-19 hingga mencapai 7.295 pada Jumat.

×
powered by AdSparc
Meski mengaku kesulitan di tengah lockdown ini, sejumlah warga Vietnam mengaku mendukung keputusan pemerintah.

“Saya rasa warga Hanoi seperti saya sendiri sepakat dengan keputusan tiba-tiba pemerintah kota untuk mengunci wilayah,” ujar seorang warga lokal yang ditemui AFP, Nguyen Van Chien.

Ia kemudian berkata, “Kami memang harus mengambil risiko ekonomi untuk memerangi pandemi.”

Vietnam sendiri sebenarnya dianggap berhasil menanggulangi pandemi pada tahun lalu. Namun, kasus Covid-19 di negara itu kembali melonjak pada April lalu, diduga karena kemunculan varian Delta.

Sejak saat itu, pemerintah setempat sudah memberlakukan serangkaian kebijakan pembatasan, tapi kasus Covid-19 masih terus melonjak.

Sejumlah pengamat menganggap peningkatan kasus ini juga terpengaruh tingkat vaksinasi yang masih rendah di Vietnam.

Hingga kini, negara berpopulasi 96 juta orang itu baru menyuntikkan total 4,5 juta dosis vaksin. Namun, pemerintah memasang target dapat mencapai herd immunity pada awal 2022.

(has)

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Vietnam Lockdown Hanoi usai Pecah Rekor Covid” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210724152315-106-671748/vietnam-lockdown-hanoi-usai-pecah-rekor-covid.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Korut Lockdown Kemlu Pulangkan Dubes dan Staf KBRI

Kemlu memulangkan Duta Besar RI di Pyongyang, Berlian Napitupulu, beserta para staf KBRI dan keluarga pada Jumat (23/7) karena lockdown di negara tersebut. (Dok. KBRI Pyongyang)
Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Luar Negeri memulangkan Duta Besar RI di Pyongyang, Berlian Napitupulu, beserta para staf KBRI dan keluarga pada Jumat (23/7) karena penerapan lockdown di Korea Utara.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan bahwa total 15 orang, termasuk staf KBRI dan keluarga, saat ini sudah tiba di China.

“Benar. Mereka meninggalkan Korut kemarin dan sedang menjalani karantina di RRT,” ujar Faizasyah kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (24/7).

Faizasyah mengatakan bahwa dubes dan para staf tersebut akan kembali ke Indonesia setelah menjalani masa karantina selama 14 hari di China.

Lihat Juga :

Dubes RI Blak-blakan Soal Prokes Corona Korut
Ia menjelaskan bahwa pemerintah Korut memang sudah mempersilakan perwakilan asing di Pyongyang untuk memulangkan atau memindahkan staf diplomatik sementara waktu.

“Imbauan ini diberikan mengingat pemerintah Korea Utara telah melakukan lockdown dengan menutup akses lalu lintas orang dan barang. Kebijakan ini diberlakukan oleh Pemerintah Korea Utara sejak awal pandemi hingga batas waktu yang belum ditentukan,” tutur Faizasyah.

Sejak Korut mengeluarkan imbauan ini, hampir semua staf diplomatik asing sudah melakukan langkah penyesuaian.

Indonesia pun mengikuti jejak misi diplomatik negara lain setelah koordinasi secara detail dengan pemerintah Korut. Meski demikian, Faizasyah memastikan bahwa pelaksanaan misi diplomatik dengan Korut akan tetap berjalan.

“Pelaksanaan misi diplomatik dilakukan dari Jakarta sampai situasi memungkinkan bagi misi diplomatik kembali ke Pyongyang,” katanya.

Hingga saat ini, Korut sendiri belum melaporkan satu pun kasus Covid-19. Namun, kondisi di Korut sangat terpengaruh dengan kebijakan penutupan wilayah demi menghindari penularan Covid-19.

Penutupan wilayah ini memperparah situasi ekonomi Korut yang juga sempat dihantam sejumlah bencana alam dalam setahun belakangan. Akibatnya, kini Korut dilanda krisis pangan.

(has)

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Korut Lockdown, Kemlu Pulangkan Dubes dan Staf KBRI” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210724131438-113-671693/korut-lockdown-kemlu-pulangkan-dubes-dan-staf-kbri.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Korut Lockdown, Kemlu Pulangkan Dubes dan Staf KBRI

Ilustrasi Mahfud MD. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut saat ini muncul dua jenis keresahan yang dirasakan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali.

Hal ini kata Mahfud telah disadari pemerintah lantaran ketakutan dan keresahan ini terus menerus muncul di tengah masyarakat.

“Keresahan itu muncul dalam dua bentuk. Satu, takut mati karena Covid, kemudian di seberangnya itu takut mati karena ekonomi,” kata Mahfud dalam konferensi pers yang digelar secara daring melalui kanal YouTube Polhukam RI, Sabtu (24/7).

Mahfud membeberkan perasaan takut itu muncul lantaran ada anggapan jika masyarakat sembunyi dari Covid-19 maka bisa mati karena ekonomi yang menurun. Tetapi sebaliknya, jika melakukan kegiatan ekonomi maka akan mati karena terpapar Covid-19.
Lihat Juga :

Mahfud MD: Ada Kelompok Tidak Murni, Manfaatkan Situasi Covid
Pemerintah, kata Mahfud, sangat menyadari dan mencatat setiap ketakutan yang muncul di masyarakat. Namun dari semua ketakutan itu, yang terpenting saat ini adalah menghadapi semua persoalan dengan kerja sama di setiap lapisan masyarakat.

“Kerja sama di antara elemen bangsa, tokoh-tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh kampus, akademisi, tokoh adat dan sebagainya kerja sama, karena ini satu musuh bersama,” kata dia.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga menyinggung resistensi yang terjadi berkaitan dengan pembatasan yang diterapkan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19. Tak hanya di Indonesia resistensi dan penolakam atas pembatasan kegiatan ini juga terjadi di hampir seluruh negara di dunia.

“Kalau di negara berkembang seperti kita, masyarakat itu resisten terhadap pembatasan kegiatan masyarakat karena itu mengganggu jalannya perekonomian,” kata dia.

Lihat Juga :

UPDATE CORONA 24 JULI
Positif Covid-19 Bertambah 45.416 Kasus, 1.415 Meninggal
“Tapi di negara maju, resistensi terhadap pembatasan itu adalah kehilangan kebebasan. Atau hilangnya kebebasan di masyarakat, tapi sama, setiap negara menghadapi problem yang sama terhadap serangan Covid-19 itu,” lanjutnya.

Maka, atas dasar ini pemerintah melakukan segala upaya untuk terus menangani Covid-19 salah satunya dengan menetapkan kebijakan mengenai penanggulangan pandemi yang berpedoman pada substansi Undang-undang Dasar (UUD).

“Yaitu menjaga keselamatan rakyat, karena keselamatan rakyat kita jadikan pedoman sebagai hukum yang tertinggi,” kata dia.

Lihat Juga :

Bendera Putih Pedagang Kuliner Medan Tak Sanggup PPKM
(tst/DAL)

Saksikan Video di Bawah Ini:
VIDEO: Gajah Sumatra Liar Ditemukan Mati Tanpa Kepala

Bagikan :

Baca artikel CNN Indonesia “Mahfud Sebut Warga Kini Takut Mati Karena Covid atau Ekonomi” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210724161416-32-671757/mahfud-sebut-warga-kini-takut-mati-karena-covid-atau-ekonomi.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Kisah Tiga Srikandi Medali Pertama Indonesia di Olimpiade

3 Srikandi Indonesia yang meraih perak di Olimpiade Seoul 1988. (Detikcom/Rengga Sancaya)
Jakarta, CNN Indonesia — Tonggak sejarah medali Indonesia di kancah Olimpiade dimulai di Seoul 1988. Ketika itu, Indonesia untuk pertama kali berhasil meraih medali di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.
Cabang olahraga panahan yang menjadi cabor pertama peraih medali untuk Indonesia di Olimpiade melalui tiga Srikandi, Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani dan Kusuma Wardhani. Turun di nomor beregu putri, ketiganya sukses naik podium untuk mempersembahkan medali perak sekaligus medali pertama buat Indonesia sejak keikutsertaan pertama kali di tahun 1952.

Dalam persiapan menuju Olimpiade 1988, Nurfitriyana bercerita sebenarnya ada lima atlet yang ikut dalam seleksi yaitu dirinya, Kusuma, Lilies, Fitrizal Iriani, dan Tanti. Tetapi, dua bulan mendekati Olimpiade , hasil seleksi hanya memilih tiga atlet untuk menjalani persiapan lanjutan, yakni Nurfitriyana, Lilies dan Kusuma.

Pilihan Redaksi
Peta Kekuatan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
Pedri, Bocah 18 Tahun yang Dipaksa Main 66 Kali Setahun
Varane, Bukti Man Utd Bukan Pesakitan di Bursa Transfer
Persiapan Olimpiade 1988 tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga di Sukabumi, Jawa Barat. Pertimbangannya sebagai adaptasi cuaca dingin di Korea.

Selama menjalani pelatnas di Sukabumi, ketiga Srikandi dikarantina dan tidak bisa kemana-mana. Setiap hari mereka hanya menjalani latihan oleh pelatih Donald Pandiangan yang dikenal dengan pembawaannya yang cukup keras saat melatih.

powered by AdSparc
“Pokoknya, waktu pelatnas dengan beliau [Donald Pandiangan] jelang Olimpiade 1988 itu kami tidak pernah dibilang benar-benar sempurna. Tapi akhirnya saya berpikir, fungsinya dia seperti itu untuk apa? Ya, biar kita percaya diri, bahwa apa yang kita lakukan itu benar. Semacam mental training,”

“Waktu bertanding di Olimpiade 1988 juga kami dilepas, tidak dituntun, tidak ada arahan. Beliau hanya mendampingi di belakang. Istilahnya beliau itu sudah percaya betul dengan kami. Jadi memang kami berempat sudah sehati. Dengan latihan keras itu fungsinya banyak,” kata Nurfitriyana menceritakan kembali momen pelatnas jelang Olimpiade 1988.

Satu bulan sebelum ke Olimpiade 1988, ketiga Srikandi Panahan Indonesia tersebut diajak keliling Eropa untuk berlatih dan mengikuti kejuaraan di sana. Terakhir di Jerman, tim beregu putri panahan Olimpiade itu meraih peringkat ketiga.

Modal berlatih dan mengikuti kejuaraan di Eropa disebut Nurfitriyana memberikan keyakinan buat tampil di Olimpiade 1988. Peraturan untuk nomor beregu panahan di Olimpiade waktu itu, penilaiannya seperti perorangan dengan jarak tembak mulai dari 30 meter, 50, 60, 70 meter.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Baca artikel CNN Indonesia “Kisah Tiga Srikandi, Medali Pertama Indonesia di Olimpiade” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20210715150301-178-668173/kisah-tiga-srikandi-medali-pertama-indonesia-di-olimpiade.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/