jual beli laptop Ciketing Udik Bekasi Hub: 081932363825

jual beli laptop Ciketing Udik Bekasi Hub: 081932363825

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825

sejarah nama ciketing udik

desa ciketinng udik,siapa yang tidak kenal dengan desa yang masuk kecamatan bantar gebang daerah bekasi.mereka yang mengenal daerah ini dikarenakan desa ini sebagai jalur menuju tempat TPST .coba tanykan saja pada orang tukang sampah tentang tempat ini pasti pada tau.kali ini saya menceritakan sejarah mengapa namanya ciketing udik bukan yang lain?setelah saya bertanya kesana kemari ke orang asli daerah sini terjawablah pertanyaan saya juga.nama desa ini di ambil dari sejenis ikan yang masih satu kerabat dengan ikan catfish yaitu ikan keting.mengapa ada kata udik?maksud kata udik disini bukan orangnya maksudnya kampung atau air yang mengalir ke kampung.jadi:
ciketing       :ikan keting.
udik             :air yang mengalir kampung.ciketing udik :kampung yang di sungainya ada ikan ketingnya.
dulu,sebelum desa ini di jadikan tpst masih kebanyakan hutan dan beberapa rumah malah sekolah pun nelum ada.tapi semenjak tahun 80-an mulai berdiri sekolah dasar dan selanjutnya mulai berkembang pesat pemukiman masyarakat di karenakan banyak pendatang dan banyak orang mebuat pabrik-pabrik di desa ini.bagaimana keberadaan ikan keting?dulu ikan ini banyak sekarang sudah sangat jarang bisa saja punah.kalupun ikan ini punah bukan disebabkan oleh pemburan oleh masyarakat tapi di sebabkan pencemaran limbah yang ke sungai pembuatan TPST dan lainya.masyrakat pun jarang menangkap ikan ini di karenakan ikan ini sulit utnuk di pegang walaupun ikan ini enak untuk di jadikan lauk pauk.berikut deskripsi tentang ikan ini:

   Lundu alias keting adalah nama umum bagi sekelompok ikan air tawar yang tergolong ke dalam marga Mystus (suku Bagridaebangsa Siluriformes). Banyak nama lokal yang disematkan ke ikan-ikan ini, beberapa di antaranya adalah keting, kating, ndaringan, sengat, senggiringan, ririgi, kelibere dan lain-lain bergantung kepada spesies dan daerahnya.
Kelompok ikan dalam marga Mystus sangat beragam, terdiri dari jenis-jenis ikan yang berukuran kecil sampai sedang.Sistematika kelompok ini masih belum mantap dan memerlukan kajian lebih lanjut. Kekerabatan filogenik di dalam marga ini belum diketahui dengan jelas, meski diduga ada dua garis kekerabatan utama. Akan tetapi diyakini sejak tahun 2005 bahwa marga ini bersifat parafiletik.
Marga Mystus diyakini memiliki asal usul dari wilayah Asia Selatan dan Tenggara. Sebelumnya, marga ini juga dikenal dengan nama lain Macrones, nama yang kini tidak dipakai lagi karena telah digunakan lebih dulu sebagai nama marga sejenis kumbang (Coleoptera).

Jenis-jenisnya, di antaranya[4]:

Spesies[4]Author[4]Nama umumPenyebaran[4]
Mystus alasensis[5]Ng & Hadiaty, 2005.Endemik di lembah Sungai Alas, Sumatera Utara.
M. albolineatusRoberts, 1994Lembah sungai Mekong, Bangpakong dan Chao Phraya
M. armatus(Day, 1865)Malabar, Kerala dan Manipur, India, dan Distrik Mergui, Burma
M. armigerNg, 2004Sungai Kelantan, Malaysia
M. atrifasciatusFowler, 1937Lembah sungai Mekong, Meklong dan Chao Phraya
M. bimaculatus(Volz, 1904)Sumatra
M. bleekeri(Day, 1877)Lembah sungai Gangga, Indus dan Mahanadi
M. bocourti(Bleeker, 1864)Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya
M. castaneusNg, 2002KetingSumatra tengah, Semenanjung Malaya dan Kalimantan
M. cavasius[1](Hamilton, 1822)Lembah sungai Gangga, Brahmaputra, Mahanadi, Subarnarekhar dan Godavari, India, Bangladesh dan Nepal
M. dalungshanensis Li & Wang, 1979Guangdong, Cina
M. falcarius[1]Chakrabarty & Ng, 2005Aliran sungai Irawadi, Salween dan wilayah pesisir Burma
M. gulio(Hamilton, 1822)Lundu, keting, kathing (Jw.)India, Bangladesh, Burma, dan Jawa
M. horaiJayaram, 1954Terbatas di Sungai Indus, India
M. impluviatus[3]Ng, 2003Endemik di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur
M. leucophasis(Blyth, 1860)Sungai Irawadi dan Sittang, Burma.
M. malabaricus(Jerdon, 1849)Pantai Malabar, pegunungan Wayanad dan Travancore, India.
M. montanus(Jerdon, 1849)Anak benua India, terutama di Ghats barat.
M. multiradiatusRoberts, 1992Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya.
M. mysticetusRoberts, 1992Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya.
M. nigriceps[2](Valenciennes, 1840)KetingJawa dan Sumatra bagian selatan.
M. oculatus(Valenciennes, 1840)Nilgiris, Ghats barat dan pegunungan Karnataka, Kerala dan Tamil Nadu, India
M. pelusius(Solander, 1794)Lembah sungai Eufrat dan Tigris.
M. pulcher(Chaudhuri, 1911)Sungai Irawadi dan Sittang, Burma.
M. punctifer[6]Ng, Wirjoatmodjo and Hadiaty, 2001Endemik di lembah Sungai Alas, Sumatera Utara.
M. rhegmaFowler, 1935Lembah sungai Mekong, Meklong dan Chao Phraya.
M. rufescens(Vinciguerra, 1890)Sungai Irawadi, Sittang dan Salween hilir, Burma.
M. seengtee[1](Sykes, 1839)Lembah sungai Krishna dan Cauvery, India.
M. singaringan(Bleeker, 1846)Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya, serta pulau-pulau Sunda Besar.
M. spinipectoralis Li & Wang, 1979Daratan Cina
M. tengara(Hamilton, 1822)India utara, Bangladesh dan Pakistan.
M. vittatus(Bloch, 1794)Sungai-sungai di Pakistan, Nepal, India, Srilanka, dan Bangladesh.
M. wolffii(Bleeker, 1851)Sungai-sungai besar dari Thailand hingga ke Indonesia, pada wilayah-wilayah yang dipengaruhi pasang surut dan berair payau.

jual beli laptop Bekasi Hub: 081932363825

jual beli laptop Bekasi Hub: 081932363825

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825

Sejarah bekasi

Penelusuran Poerbatjaraka (seorang ahli bahasa Sansakerta dan bahasa Jawa Kuno), kata “Bekasi” secara filologis berasal dari kata Candrabhaga; Candra berarti bulan (“sasi” dalam bahasa Jawa Kuno) dan Bhaga berarti bagian. Jadi Candrabhaga berarti bagian dari bulan [1]. Pelafalan kata Candrabhaga kadang berubah menjadi Sasibhaga atau Bhagasasi [1]. Dalam pengucapannya sering disingkat Bhagasi, dan karena pengaruh bahasa Belanda sering ditulis Bacassie (di Stasiun KA Lemahabang pernah ditemukan plang nama Bacassie).[1] Kata Bacassie kemudian berubah menjadi Bekasi sampai dengan sekarang.[1]

Candrabhaga merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara, yang berdiri sejak abad ke 5 Masehi [1]. Ada 7 (tujuh) prasasti yang menyebutkan adanya kerajaan Tarumanagara yang dipimpin oleh Maharaja Purnawarman, yakni Prasasti Tugu (Cilincing, Jakarta), Prasasti CiaruteunPrasasti Muara CiantenPrasasti Kebon KopiPrasasti JambuPrasasti Pasir Awi (ke enam prasasti ini ada di daerah Bogor), dan satu prasasti di daerah Bandung Selatan (Prasasti Cidangiang).[butuh rujukan]

Diduga bahwa Bekasi merupakan salah satu pusat Kerajaan Tarumanagara (Prasasti Tugu, berbunyi: ..dahulu kali yang bernama Kali Candrabhaga digali oleh Maharaja Yang Mulia Purnawarman, yang mengalir hingga ke laut, bahkan kali ini mengalir disekeliling istana kerajaan. Kemudian, semasa 22 tahun dari tahta raja yang mulia dan bijaksana beserta seluruh panji-panjinya menggali kali yang indah dan berair jernih, “Gomati” namanya[butuh rujukan]. Setelah sungai itu mengalir disekitar tanah kediaman Yang Mulia Sang Purnawarman[butuh rujukan]. Pekerjaan ini dimulai pada hari yang baik, yaitu pada tanggal 8 paro petang bulan Phalguna dan diakhiri pada tanggal 13 paro terang bulan Caitra.[butuh rujukan] Jadi, selesai hanya 21 hari saja. Panjang hasil galian kali itu mencapai 6.122 tumbak.[butuh rujukan] Untuk itu, diadakan selamatan yang dipimpin oleh para Brahmana dan Raja mendharmakan 1000 ekor sapi…).[butuh rujukan] Tulisan dalam prasasti ini menggambarkan perintah Raja Purnawarman untuk menggali kali Candrabhaga, yang bertujuan untuk mengairi sawah dan menghindar dari bencana banjir yang kerap melanda wilayah Kerajaan Tarumanagara.[butuh rujukan]

Setelah kerajaan Tarumanagara runtuh (abad 7), kerajaan yang memiliki pengaruh cukup besar terhadap Bekasi adalah Kerajaan Padjadjaran, terlihat dari situs sejarah Batu Tulis (di daerah Bogor).[1] Sutarga lebih jauh menjelaskan, bahwa Bekasi merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Padjadjaran dan merupakan salah satu pelabuhan sungai yang ramai dikunjungi oleh para pedagang.[1] Bekasi menjadi kota yang sangat penting bagi Padjadjaran, selanjutnya menjelaskan bahwa: “..Pakuan adalah ibu kota Kerajaan Padjadjaran yang baru.[butuh rujukan] Proses perpindahan ini didasarkan atas pertimbangan geopolitik dan strategi militer.[butuh rujukan] Sebab, jalur sepanjang Pakuan banyak dilalui aliran sungai besar yakni sungai Ciliwung dan Cisadane.[butuh rujukan] Oleh sebab itu, kota-kota pelabuhan yang ramai ketika itu akan mudah terkontrol dengan baik seperti Bekasi, Karawang, Kelapa, Tanggerang dan Mahaten atau Banten Sorasoan…”[butuh rujukan]

Demikianlah, waktu berlalu, kerajaan-demi kerajaan tumbuh, berkembang, mengalami masa kejayaan, runtuh, timbul kerajaan baru.[1] Kedudukan Bekasi tetap menempati posisi strategis dan tercatat dalam sejarah masing-masing kerajaan (terakhir tercatat dalam sejarah, kerajaan yang menguasai Bekasi adalah Kerajaan Sumedanglarang, yang menjadi bagian dari Kerajaan Mataram).[1] Bahkan bukti-bukti mengenai keberadaan kerajaan ini sampai sekarang masih ada, misalnya: ditemukannya makam Wangsawidjaja dan Ratu Mayangsari (batu nisan), makam Wijayakusumah serta sumur mandinya yang terdapat di kampung Ciketing, Desa Mustika Jaya, Bantargebang.[butuh rujukan] Dimana baik batu nisan maupun kondisi sumur serta bebatuan sekitarnya, menunjukkan bahwa usianya parallel dengan masa Kerajaan Sumedanglarang.[butuh rujukan] Demikian pula penemuan rantai di Kobak Rante, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya (konon katanya, daerah Kobak Rante adalah daerah pinggir sungai yang cukup besar, hingga mampu dilayari kapal. Jalur ini sering digunakan patroli kapal dari

 

pada masa penjajahan Belanda dikenal sebagai wilayah pertanian yang subur, yang terdiri atas tanah-tanah partikelir, system kepemilikan tanahnya dikuasai oleh tuan-tuan tanah (kaum partikelir), yang terdiri dari pengusaha Eropa dan para saudagar Cina. Di atas tanah partikelir ini ditempatkan Kepala Desa atau Demang, yang diangkat oleh Residen dan digaji oleh tuan tanah. Demang ini dibantu oleh seorang Juru Tulis, para Kepala Kampung, seorang amil, seorang pencalang (pegawai politik desa), seorang kebayan (pesuruh desa), dan seorang ulu-ulu (pengatur pengairan).

Untuk mengawasi tanah, para tuan tanah mengangkat pegawai atau pembantu dekatnya, disebut potia atau lands opziener. Potia biasanya keturunan Cina, yang diangkat oleh tuan tanah. Tugas potia adalah mengawasi para pekerja, serta mewakili tuan tanah apabila tidak ada ditempat. Disamping itu ada juga Mandor yang menguasai suatu wilayah, disebut wilayah kemandoran. Dalam praktik sehari-hari, mandor sangatlah berkuasa, sering kali tindakannya terhadap para penggarap melampaui batas-batas kemanusiaan. Para penggarap adalah pemilik tanah sebelumnya, yang tanahnya dijual pada tuan tanah. Orang yang diangkat mandor biasanya dari para jagoan atau jawara yang ditakuti oleh para penduduk.

Distrik Bekasi terkenal subur yang produktif, hasilnya lebih baik jika dibandingkan dengan distrik-distrik lain di Batavia, distrik Bekasi rata-rata mencapai 30-40 pikul padi setiap bau, sedangkan distrik lain hanya mampu menghasilkan padi 15-30 pikul setiap bau’nya. Namun yang menikmati hasil kesuburan tanah Bekasi adalah Sang tuan tanah, bukanlah rakyat Bekasi. Rakyat Bekasi tetap kekurangan, dalam kondisi yang serba sulit, sering kali muncul tokoh pembela rakyat kecil, semisal Entong Tolo, seorang kepala perambok yang selalu menggasak harta orang-orang kaya, kemudian hasilnya dibagikan kepada rakyat kecil, karenanya rakyat sangat menghormati dan melindungi keluarga Entong Tolo, Sang Maling Budiman, Robin Hood’nya rakyat Bekasi. Di hampir semua wilayah Bekasi memiliki cerita sejenis, dengan versi dan nama tokoh yang berbeda. Hal ini juga, yang mempengaruhi sikap dan cara pandang masyarakat Bekasi, terhadap sesuatu yang berhubungan dengan ke’jawara’an.

Setelah Entong Tolo ditangkap dan dibuang ke Manado, tahun 1913 di Bekasi muncul organisasi Sarekat Islam (SI) yang banyak diminati masyarakat yang sebagian besar petani. Berbeda dengan di daerah lain, kepengurusan SI Bekasi didominasi oleh kalangan pedagang, petani, guru ngaji, bekas tuan tanah dan pejabat yang dipecat oleh Pemerintah Hindia Belanda, serta para jagoan yang dikenal sebagai rampok budiman. Karena jumlah yang cukup banyak, SI Bekasi kemudian menjadi kekuatan yang dominan ketika berhadapan dengan para tuan tanah. Antara 1913-1922, SI Bekasi menjadi penggerak berbagai protes sebagai upaya penentangan terhadap berbagai penindasan terhadap petani, misalnya pemogokkan kerja paksa (rodi), protes petani di Setu (1913) sampai pemogokkan pembayaran “cuka” (1918).

Masa Pendudukan Jepang[sunting | sunting sumber]

Kedatangan Jepang di Indonesia bagi sebagian besar kalangan rakyat, memperkuat anggap eksatologis ramalan Jayabaya (buku “Jangka Jayabaya”, mengungkapkan:”…suatu ketika akan datang bangsa kulit kuning dari utara yang akan mengusir bangsa kulit putih. Namun, ia hanya akan memerintah sebentar yakni selama ‘seumur jagung’, sebagai Ratu Adil yang kelak akan melepaskan Indonesia dari belenggu penjajahan…”

Pada awalnya, penaklukan Jepang terhadap Belanda disambut dengan suka cita, yang dianggap sebagai pembebas dari penderitaan. Rakyat Bekasi menyambut dengan kegembiraan, dan semakin meluap ketika Jepang mengijinkan pengibaran Sang Merah Putih dan dinyanyikannya lagu Indonesia Raya. Namun kegembiraan rakyat Bekasi hanya sekejap, selang seminggu pemerintah Jepang mengeluarkan larangan pengibaran Sang Merah Putih dan lagu Indonesia Raya. Sebagai gantinya Jepang memerintahkan seluruh rakyat Bekasi mengibarkan bendera “Matahari Terbit” dan lagu “Kimigayo”. Melalui pemaksaan ini, Jepang memulai babak baru penindasan, yang semula dibanggakan sebagai “saudara tua”.

Kekejaman tentara Jepang semakin kentara, ketika mengintruksikan agar seluruh rakyat Bekasi berkumpul di depan kantor tangsi polisi, untuk menyaksikan hukuman pancung terhadap penduduk Telukbuyung bernama Mahbub, yang ditangkap karena diduga sebagai mata-mata Belanda dan menjual surat tugas perawatan kuda-kuda militer Jepang. Hukum pancung ini sebagai shock theraphy agar menimbulkan efek jera dan ketakutan bagi rakyat Bekasi. Bala tentara Jepang juga memberlakukan ekonomi perang, padi dan ternak yang ada di Bekasi Gun dicatat, dihimpun dan wajib diserahkan kepada penguasa militer Jepang. Bukan saja untuk keperluan sehari-hari tetapi juga untuk keperluan jangka panjang, dalam rangka menunjang Perang Asia Timur Raya.

Akibatnya, rakyat Bekasi mengalami kekurangan pangan, keadaan ini makin diperparah dengan adanya “Romusha” (kerja rodi). Pemerintah militer Jepang juga melakukan penetrasi kebudayaan dengan memaksa para pemuda Bekasi untuk belajar semangat bushido (spirit of samurai), pendewaan Tenno Haika (kaisar Jepang). Para pemuda dididik melalui kursus atau dengan melalui pembentukan Seinendan, Keibodan, Heiho dan tentara Pembela Tanah Air (PETA), yang kemudian langsung ditempatkan kedalam organisasi militer Jepang.

Selain organisasi bentukan Jepang, pemuda Bekasi mengorganisasikan diri dalam organisasi non formal yaitu Gerakan Pemuda Islam Bekasi (GPIB), yang didirikan pada tahun 1943 atas inisiatif para pemuda Islam Bekasi yang setiap malam Jum’at mengadakan pengajian di Masjid Al –Muwahiddin, Bekasi, para anggotanya terdiri atas pemuda santri, pemuda pendidikan umum dan pemuda “pasar” yang buta huruf. Awalnya GPIB dipimpin oleh Nurdin, setelah ia meninggal 1944, digantikan oleh Marzuki Urmaini. Hingga awal kemerdekaan BPIB memiliki anggota yang banyak, markasnya di rumah Hasan Sjahroni, di daerah pasar Bekasi, banyak anggotanya kemudian bergabung ke-BKR dan badan perjuangan yang dipimpin oleh KH Noer Alie. GPIB banyak memiliki Cabang antara lain, GPIB Pusat Daerah Bekasi (Marzuki Urmaini dan Muhayar), GPIB Daerah Ujung Malang (KH Noer Alie), GPIB Daerah Tambun (Angkut Abu Gozali, GPIB Kranji (M. Husein Kamaly) dan GPIB Cakung (Gusir) berdirinya kabupaten Bekasi. Berdasarkan aturan hukum pada saat itu dan melihat kegigihan rakyat memperjuangkan aspirasinya untuk membentuk suatu pemerintahan tersendiri, setingkat Kabupaten, mulailah para tokoh dan rakyat Bekasi berjuang agar pembentukan tersebut dapat terealisasikan. Awal tahun 1950, para pemimpin rakyat diantaranya R. Soepardi, KH Noer Alie, Namin, Aminudin dan Marzuki Urmaini membentuk “Panitia Amanat Rakyat Bekasi”, dan mengadakan rapat raksasa di Alun-alun Bekasi (17 Januari 1950), yang dihadiri oleh ribuan rakyat yang datang dari pelbagai pelosok Bekasi, dihasilkan beberapa tuntutan yang terhimpun dalam “Resolusi 17 Januari”, yang antara lain menuntut agar nama Kabupaten Jatinegara diubah menjadi Kabupaten Bekasi, tuntutan itu ditandatangani oleh Wedana Bekasi (A. Sirad) dan Asisten Wedana Bekasi (R. Harun).

Guardiola: Dominasi Liverpool dan Manchester City Bakal Berakhir

Guardiola: Dominasi Liverpool dan Manchester City Bakal Berakhir

Menang Telak, Manchester City Bantai 5-0 Liverpool

 Jakarta Manajer Manchester City, Josep Guardiola, menganalisis persaingan Premier League musim depan.

Ia menilai bahwa dominasi Liverpool dan Manchester City akan berakhir musim ini. Ia menyebut bahwa musim depan akan semakin sulit memenangkan EPL karena tim-tim besar lain sudah mulai bangkit.

Dalam tiga tahun terakhir, Premier League Inggris didominasi oleh dua tim. Mereka adalah Liverpool dan Manchester City yang selalu bersaing ketat untuk menjadi pemegang tahta Premier League.

Kesuksesan kedua tim ini nampaknya membuat tim-tim besar Inggris lainnya mulai bangkit. Beberapa tim seperti Chelsea dan Manchester United mulai berinvestasi dengan mendatangkan pemain-pemain top.

Pep meyakini bahwa persaingan untuk menjadi juara Premier League musim depan bakal semakin sulit.

“Saya rasa musim depan akan berbeda dari sebelum-sebelumnya,” ujar Pep yang dikutip Sportsmole.

Pep mengakui bahwa tim-tim besar Premier League lainnya mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Untuk itu ia yakin Liverpool dan Manchester City tidak lagi dominan musim depan.

“Anda bisa lihat Chelsea memiliki pemain-pemain yang hebat di skuat mereka. Sekarang mereka kedatangan pemain-pemain top seperti Hakim Ziyech dan Timo Werner.”

“Manchester United juga turut berkembang, dan Arsenal jika memberikan waktu kepada Mikel Arteta maka ia akan menjadi manajer yang hebat. Ada Tottenham dan Leicester yang juga menjalani musim yang hebat, begitu pula dengan Wolves.”

Parma Vs Inter: Comeback Jelang Akhir Laga

Parma Vs Inter: Comeback Jelang Akhir Laga, Nerazzurri Menang 2-1

PARMA, ITALY - JUNE 28:  Stefan De Vrij of FC Internazionale celebrates his goal during the Serie A match between Parma Calcio and FC Internazionale at Stadio Ennio Tardini on June 28, 2020 in Parma, Italy.  (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images)
Parma –Inter Milan berhasil comeback setelah tertinggal dari Parma di babak pertama. Inter menuntaskan laga dengan kemenangan 2-1 di enam menit akhir pertandingan.

Inter melakoni laga tandang melawan Parma di Ennio Tardini, Senin (29/6/2020) dinihari WIB, dalam lanjutan Liga Italia. Nerazzurri, yang tak bisa didampingi Antonio Conte di sisi tertinggal 0-1 lebih dulu akibat gol Gervinho.

Inter berhasil comeback di babak kedua atau enam menit sebelum laga bubar. Samir Handanovic dkk pulang dengan kemenangan 2-1 setelah Stefan de Vrij dan Alessandro Bastoni melesakkan gol.

Tambahan tiga poin membuat Inter duduk di posisi ketiga dengan 61 angka. Parma tersendat di posisi kesembilan dengan 39 poin.

Jalannya Pertandingan

Inter langsung tampil menekan sejak peluit tanda dimulai pertandingan dibunyikan. Ancaman ke gawang Parma datang lewat tembakan jarak jauh Lautaro Marinez, namun bola masih bisa diamankan Luigi Sepe.

Di menit kelima, Inter membuat kemelut di kotak penalti Parma. Sundulan Roberto Gagliardini dan tembakan Martinez masih mampu diblok pemain lawan.

Parma mengejutkan Inter di menit ke-14. Berawal dari serangan balik, Gervinho sukses merobek gawang Samir Handanovic. 1-0 Parma memimpin.

Tim tuan rumah nyaris menggandakan skor di menit ke-25. Andreas Cornelius, yang mendapat umpan dari Gervinho, tanpa kawalan melepaskan tembakan di dalam kotak penalti. Striker asal Denmark itu gagal melesakkan gol setelah bola melambung tinggi dari gawang.

Cornelius kembali mendapat peluang emas di menit ke-42. Umpan silang Jasmin Kurtic gagal dituntaskan menjadi gol setelah arah bola sedikit melebar dari gawang. Babak pertama tuntas 1-0 untuk keunggulan Parma.

Inter masih belum bisa memperlihatkan permainan yang oke setelah kebobolan. Dejan Kulusevski malah nyaris merobek gawang Inter setelah bola tembakan kerasnya mampu dimentahkan Handanovic.

Perlahan Inter berhasil menekan balik Parma. Berbagai percobaan Nerazzurri baru membuahkan gol di menit ke-84 lewat Stefan de Vrij. Bek 26 tahun itu merobek gawang Parma setelah meneruskan bola sundulan Martinez. Skor sementara 1-1.

Parma harus bermain dengan 10 orang selang satu menit setelah kebobolan. Juraj Kucka diganjar kartu merah langsung setelah melancarkan protes keras ke wasit.

Inter berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1. Adalah Alessandro Bastoni yang berhasil merobek gawang Parma di menit ke-87 usai memanfaatkan umpan Victor Moses.

Newcastle vs Man City 0-2

Newcastle vs Man City 0-2, Juara Bertahan Ditantang Arsenal

Pemain Manchester City Raheem Sterling. REUTERS/Hannah McKay
Pemain Manchester City Raheem Sterling. REUTERS/Hannah McKay

TEMPO.COJakarta – Manchester City melengkapi daftar semifinalis Piala FA usai menang 2-0 atas tuan rumah Newcastle United dalam laga perempat final tanpa penonton di tengah pandemi COVID-19 di Stadion St. James’ Park, Senin dini hari ini.

Eksekusi penalti Kevin de Bruyne dan gol Raheem Sterling menyokong langkah juara bertahan itu ke Wembley, demikian catatan laman resmi FA.

Pada babak semifinal, City bakal bertemu Arsenal yang menyingkirkan Sheffield United, berdasarkan hasil undian yang dilakukan ketika waktu istirahat laga melawan Newcastle.

Sejak kickoff, City memperlihatkan kelasnya sebagai juara bertahan dengan terus menggempur pertahanan Newcastle, namun sayang umpan tarik Kyle Walker tak mampu dijangkau David Silva dan Gabriel Jesus, sedangkan tendangan melengkung Riyad Mahrez melenceng tipis di sisi gawang.

Pada menit ke-35, wasit memberi hadiah tendangan penalti untuk City setelah Jesus didorong sampai terjatuh oleh Fabian Schaar ketika berusaha menyambut umpan Walker.

Kesempatan itu dihadapi oleh De Bruyne yang dengan dingin mengecoh kiper Karl Darlow untuk membawa City memimpin lewat gol yang dicetak tepat pada hari ulang tahun ke-29 pemain Belgia itu.

Menjelang akhir babak pertama, Man City hampir menggandakan keunggulan lewat sepak pojok namun sundulan Aymeric Laporte melebar dari tiang gawang dan kedudukan 1-0 atas Newcastle tak berubah hingga turun minum.

Keunggulan tak membuat The Citizens mengendurkan mesin serangan mereka saat memasuki babak kedua dan Mahrez hampir mencetak gol lewat tembakan jarak jauh yang melambung tipis di atas mistar gawang.

Newcastle yang jarang menciptakan peluang, hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-67 ketika Allan Saint-Maximin mengirim umpan matang ke muka gawang, tetapi tembakan penyelesaian Dwight Gayle melambung tak tentu arah.

Ironisnya, satu menit sesudahnya City justru menggandakan keunggulan mereka lewat serangan cepat yang diakhiri tusukan Sterling yang kemudian melepaskan tembakan keras terukur yang tak bisa dihalau Darlow.

Keunggulan 2-0 dipertahankan Man City hingga peluit tanda laga usai sehingga mendekatkan tim besutan Pep Guardiola mempertahankan trofi Piala FA yang mereka raih musim lalu.

Susunan pemain:

Newcastle United (5-4-1): Karl Darlow; Javi Manquillo, Fabian Schaar, Jamaal Lascelles, Federico Fernandez, Danny Rose (Valentino Lazaro); Allan Saint-Maximin (DeAndre Yedlin), Isaac Hayden (Matthew Longstaff), Sean Longstaff, Miguel Almiron (Joelinton); Andy Carroll (Dwigth Gayle)
Pelatih: Steve Bruce

Manchester City (4-3-3): Claudio Bravo; Kyle Walker (Joao Cancelo), Nicolas Otamendi, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy; David Silva (Bernardo Silva), Ilkay Guendogan, Kevin de Bruyne (Rodri Hernandez); Riyad Mahrez (Phil Foden), Gabriel Jesus, Raheem Sterling
Pelatih: Pep Guardiola.

jual beli laptop Ciketing Udik Bekasi Hub: 081932363825

jual beli laptop Ciketing Udik Bekasi Hub: 081932363825

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825(Call)

sejarah nama ciketing udik

desa ciketinng udik,siapa yang tidak kenal dengan desa yang masuk kecamatan bantar gebang daerah bekasi.mereka yang mengenal daerah ini dikarenakan desa ini sebagai jalur menuju tempat TPST .coba tanykan saja pada orang tukang sampah tentang tempat ini pasti pada tau.kali ini saya menceritakan sejarah mengapa namanya ciketing udik bukan yang lain?setelah saya bertanya kesana kemari ke orang asli daerah sini terjawablah pertanyaan saya juga.nama desa ini di ambil dari sejenis ikan yang masih satu kerabat dengan ikan catfish yaitu ikan keting.mengapa ada kata udik?maksud kata udik disini bukan orangnya maksudnya kampung atau air yang mengalir ke kampung.jadi:
ciketing       :ikan keting.
udik             :air yang mengalir kampung.ciketing udik :kampung yang di sungainya ada ikan ketingnya.
dulu,sebelum desa ini di jadikan tpst masih kebanyakan hutan dan beberapa rumah malah sekolah pun nelum ada.tapi semenjak tahun 80-an mulai berdiri sekolah dasar dan selanjutnya mulai berkembang pesat pemukiman masyarakat di karenakan banyak pendatang dan banyak orang mebuat pabrik-pabrik di desa ini.bagaimana keberadaan ikan keting?dulu ikan ini banyak sekarang sudah sangat jarang bisa saja punah.kalupun ikan ini punah bukan disebabkan oleh pemburan oleh masyarakat tapi di sebabkan pencemaran limbah yang ke sungai pembuatan TPST dan lainya.masyrakat pun jarang menangkap ikan ini di karenakan ikan ini sulit utnuk di pegang walaupun ikan ini enak untuk di jadikan lauk pauk.berikut deskripsi tentang ikan ini:

   Lundu alias keting adalah nama umum bagi sekelompok ikan air tawar yang tergolong ke dalam marga Mystus (suku Bagridaebangsa Siluriformes). Banyak nama lokal yang disematkan ke ikan-ikan ini, beberapa di antaranya adalah keting, kating, ndaringan, sengat, senggiringan, ririgi, kelibere dan lain-lain bergantung kepada spesies dan daerahnya.
Kelompok ikan dalam marga Mystus sangat beragam, terdiri dari jenis-jenis ikan yang berukuran kecil sampai sedang.Sistematika kelompok ini masih belum mantap dan memerlukan kajian lebih lanjut. Kekerabatan filogenik di dalam marga ini belum diketahui dengan jelas, meski diduga ada dua garis kekerabatan utama. Akan tetapi diyakini sejak tahun 2005 bahwa marga ini bersifat parafiletik.
Marga Mystus diyakini memiliki asal usul dari wilayah Asia Selatan dan Tenggara. Sebelumnya, marga ini juga dikenal dengan nama lain Macrones, nama yang kini tidak dipakai lagi karena telah digunakan lebih dulu sebagai nama marga sejenis kumbang (Coleoptera).

Jenis-jenisnya, di antaranya[4]:

Spesies[4]Author[4]Nama umumPenyebaran[4]
Mystus alasensis[5]Ng & Hadiaty, 2005.Endemik di lembah Sungai Alas, Sumatera Utara.
M. albolineatusRoberts, 1994Lembah sungai Mekong, Bangpakong dan Chao Phraya
M. armatus(Day, 1865)Malabar, Kerala dan Manipur, India, dan Distrik Mergui, Burma
M. armigerNg, 2004Sungai Kelantan, Malaysia
M. atrifasciatusFowler, 1937Lembah sungai Mekong, Meklong dan Chao Phraya
M. bimaculatus(Volz, 1904)Sumatra
M. bleekeri(Day, 1877)Lembah sungai Gangga, Indus dan Mahanadi
M. bocourti(Bleeker, 1864)Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya
M. castaneusNg, 2002KetingSumatra tengah, Semenanjung Malaya dan Kalimantan
M. cavasius[1](Hamilton, 1822)Lembah sungai Gangga, Brahmaputra, Mahanadi, Subarnarekhar dan Godavari, India, Bangladesh dan Nepal
M. dalungshanensis Li & Wang, 1979Guangdong, Cina
M. falcarius[1]Chakrabarty & Ng, 2005Aliran sungai Irawadi, Salween dan wilayah pesisir Burma
M. gulio(Hamilton, 1822)Lundu, keting, kathing (Jw.)India, Bangladesh, Burma, dan Jawa
M. horaiJayaram, 1954Terbatas di Sungai Indus, India
M. impluviatus[3]Ng, 2003Endemik di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur
M. leucophasis(Blyth, 1860)Sungai Irawadi dan Sittang, Burma.
M. malabaricus(Jerdon, 1849)Pantai Malabar, pegunungan Wayanad dan Travancore, India.
M. montanus(Jerdon, 1849)Anak benua India, terutama di Ghats barat.
M. multiradiatusRoberts, 1992Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya.
M. mysticetusRoberts, 1992Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya.
M. nigriceps[2](Valenciennes, 1840)KetingJawa dan Sumatra bagian selatan.
M. oculatus(Valenciennes, 1840)Nilgiris, Ghats barat dan pegunungan Karnataka, Kerala dan Tamil Nadu, India
M. pelusius(Solander, 1794)Lembah sungai Eufrat dan Tigris.
M. pulcher(Chaudhuri, 1911)Sungai Irawadi dan Sittang, Burma.
M. punctifer[6]Ng, Wirjoatmodjo and Hadiaty, 2001Endemik di lembah Sungai Alas, Sumatera Utara.
M. rhegmaFowler, 1935Lembah sungai Mekong, Meklong dan Chao Phraya.
M. rufescens(Vinciguerra, 1890)Sungai Irawadi, Sittang dan Salween hilir, Burma.
M. seengtee[1](Sykes, 1839)Lembah sungai Krishna dan Cauvery, India.
M. singaringan(Bleeker, 1846)Lembah sungai Mekong dan Chao Phraya, serta pulau-pulau Sunda Besar.
M. spinipectoralis Li & Wang, 1979Daratan Cina
M. tengara(Hamilton, 1822)India utara, Bangladesh dan Pakistan.
M. vittatus(Bloch, 1794)Sungai-sungai di Pakistan, Nepal, India, Srilanka, dan Bangladesh.
M. wolffii(Bleeker, 1851)Sungai-sungai besar dari Thailand hingga ke Indonesia, pada wilayah-wilayah yang dipengaruhi pasang surut dan berair payau.

jual beli laptop Bekasi Hub: 081932363825

jual beli laptop Bekasi Hub: 081932363825

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825(Call)

Sejarah bekasi

Penelusuran Poerbatjaraka (seorang ahli bahasa Sansakerta dan bahasa Jawa Kuno), kata “Bekasi” secara filologis berasal dari kata Candrabhaga; Candra berarti bulan (“sasi” dalam bahasa Jawa Kuno) dan Bhaga berarti bagian. Jadi Candrabhaga berarti bagian dari bulan [1]. Pelafalan kata Candrabhaga kadang berubah menjadi Sasibhaga atau Bhagasasi [1]. Dalam pengucapannya sering disingkat Bhagasi, dan karena pengaruh bahasa Belanda sering ditulis Bacassie (di Stasiun KA Lemahabang pernah ditemukan plang nama Bacassie).[1] Kata Bacassie kemudian berubah menjadi Bekasi sampai dengan sekarang.[1]

Candrabhaga merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara, yang berdiri sejak abad ke 5 Masehi [1]. Ada 7 (tujuh) prasasti yang menyebutkan adanya kerajaan Tarumanagara yang dipimpin oleh Maharaja Purnawarman, yakni Prasasti Tugu (Cilincing, Jakarta), Prasasti CiaruteunPrasasti Muara CiantenPrasasti Kebon KopiPrasasti JambuPrasasti Pasir Awi (ke enam prasasti ini ada di daerah Bogor), dan satu prasasti di daerah Bandung Selatan (Prasasti Cidangiang).[butuh rujukan]

Diduga bahwa Bekasi merupakan salah satu pusat Kerajaan Tarumanagara (Prasasti Tugu, berbunyi: ..dahulu kali yang bernama Kali Candrabhaga digali oleh Maharaja Yang Mulia Purnawarman, yang mengalir hingga ke laut, bahkan kali ini mengalir disekeliling istana kerajaan. Kemudian, semasa 22 tahun dari tahta raja yang mulia dan bijaksana beserta seluruh panji-panjinya menggali kali yang indah dan berair jernih, “Gomati” namanya[butuh rujukan]. Setelah sungai itu mengalir disekitar tanah kediaman Yang Mulia Sang Purnawarman[butuh rujukan]. Pekerjaan ini dimulai pada hari yang baik, yaitu pada tanggal 8 paro petang bulan Phalguna dan diakhiri pada tanggal 13 paro terang bulan Caitra.[butuh rujukan] Jadi, selesai hanya 21 hari saja. Panjang hasil galian kali itu mencapai 6.122 tumbak.[butuh rujukan] Untuk itu, diadakan selamatan yang dipimpin oleh para Brahmana dan Raja mendharmakan 1000 ekor sapi…).[butuh rujukan] Tulisan dalam prasasti ini menggambarkan perintah Raja Purnawarman untuk menggali kali Candrabhaga, yang bertujuan untuk mengairi sawah dan menghindar dari bencana banjir yang kerap melanda wilayah Kerajaan Tarumanagara.[butuh rujukan]

Setelah kerajaan Tarumanagara runtuh (abad 7), kerajaan yang memiliki pengaruh cukup besar terhadap Bekasi adalah Kerajaan Padjadjaran, terlihat dari situs sejarah Batu Tulis (di daerah Bogor).[1] Sutarga lebih jauh menjelaskan, bahwa Bekasi merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Padjadjaran dan merupakan salah satu pelabuhan sungai yang ramai dikunjungi oleh para pedagang.[1] Bekasi menjadi kota yang sangat penting bagi Padjadjaran, selanjutnya menjelaskan bahwa: “..Pakuan adalah ibu kota Kerajaan Padjadjaran yang baru.[butuh rujukan] Proses perpindahan ini didasarkan atas pertimbangan geopolitik dan strategi militer.[butuh rujukan] Sebab, jalur sepanjang Pakuan banyak dilalui aliran sungai besar yakni sungai Ciliwung dan Cisadane.[butuh rujukan] Oleh sebab itu, kota-kota pelabuhan yang ramai ketika itu akan mudah terkontrol dengan baik seperti Bekasi, Karawang, Kelapa, Tanggerang dan Mahaten atau Banten Sorasoan…”[butuh rujukan]

Demikianlah, waktu berlalu, kerajaan-demi kerajaan tumbuh, berkembang, mengalami masa kejayaan, runtuh, timbul kerajaan baru.[1] Kedudukan Bekasi tetap menempati posisi strategis dan tercatat dalam sejarah masing-masing kerajaan (terakhir tercatat dalam sejarah, kerajaan yang menguasai Bekasi adalah Kerajaan Sumedanglarang, yang menjadi bagian dari Kerajaan Mataram).[1] Bahkan bukti-bukti mengenai keberadaan kerajaan ini sampai sekarang masih ada, misalnya: ditemukannya makam Wangsawidjaja dan Ratu Mayangsari (batu nisan), makam Wijayakusumah serta sumur mandinya yang terdapat di kampung Ciketing, Desa Mustika Jaya, Bantargebang.[butuh rujukan] Dimana baik batu nisan maupun kondisi sumur serta bebatuan sekitarnya, menunjukkan bahwa usianya parallel dengan masa Kerajaan Sumedanglarang.[butuh rujukan] Demikian pula penemuan rantai di Kobak Rante, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya (konon katanya, daerah Kobak Rante adalah daerah pinggir sungai yang cukup besar, hingga mampu dilayari kapal. Jalur ini sering digunakan patroli kapal dari Sumedanglarang.[butuh rujukan]

Masa Hindia Belanda[sunting | sunting sumber]

Pada masa ini masuk ke dalam Regentschap Meester Cornelis, yang terbagi atas empat district, yaitu Meester Cornelis, Kebayoran, Bekasi dan Cikarang. District Bekasi, pada masa penjajahan Belanda dikenal sebagai wilayah pertanian yang subur, yang terdiri atas tanah-tanah partikelir, system kepemilikan tanahnya dikuasai oleh tuan-tuan tanah (kaum partikelir), yang terdiri dari pengusaha Eropa dan para saudagar Cina. Di atas tanah partikelir ini ditempatkan Kepala Desa atau Demang, yang diangkat oleh Residen dan digaji oleh tuan tanah. Demang ini dibantu oleh seorang Juru Tulis, para Kepala Kampung, seorang amil, seorang pencalang (pegawai politik desa), seorang kebayan (pesuruh desa), dan seorang ulu-ulu (pengatur pengairan).

Untuk mengawasi tanah, para tuan tanah mengangkat pegawai atau pembantu dekatnya, disebut potia atau lands opziener. Potia biasanya keturunan Cina, yang diangkat oleh tuan tanah. Tugas potia adalah mengawasi para pekerja, serta mewakili tuan tanah apabila tidak ada ditempat. Disamping itu ada juga Mandor yang menguasai suatu wilayah, disebut wilayah kemandoran. Dalam praktik sehari-hari, mandor sangatlah berkuasa, sering kali tindakannya terhadap para penggarap melampaui batas-batas kemanusiaan. Para penggarap adalah pemilik tanah sebelumnya, yang tanahnya dijual pada tuan tanah. Orang yang diangkat mandor biasanya dari para jagoan atau jawara yang ditakuti oleh para penduduk.

Distrik Bekasi terkenal subur yang produktif, hasilnya lebih baik jika dibandingkan dengan distrik-distrik lain di Batavia, distrik Bekasi rata-rata mencapai 30-40 pikul padi setiap bau, sedangkan distrik lain hanya mampu menghasilkan padi 15-30 pikul setiap bau’nya. Namun yang menikmati hasil kesuburan tanah Bekasi adalah Sang tuan tanah, bukanlah rakyat Bekasi. Rakyat Bekasi tetap kekurangan, dalam kondisi yang serba sulit, sering kali muncul tokoh pembela rakyat kecil, semisal Entong Tolo, seorang kepala perambok yang selalu menggasak harta orang-orang kaya, kemudian hasilnya dibagikan kepada rakyat kecil, karenanya rakyat sangat menghormati dan melindungi keluarga Entong Tolo, Sang Maling Budiman, Robin Hood’nya rakyat Bekasi. Di hampir semua wilayah Bekasi memiliki cerita sejenis, dengan versi dan nama tokoh yang berbeda. Hal ini juga, yang mempengaruhi sikap dan cara pandang masyarakat Bekasi, terhadap sesuatu yang berhubungan dengan ke’jawara’an.

Setelah Entong Tolo ditangkap dan dibuang ke Manado, tahun 1913 di Bekasi muncul organisasi Sarekat Islam (SI) yang banyak diminati masyarakat yang sebagian besar petani. Berbeda dengan di daerah lain, kepengurusan SI Bekasi didominasi oleh kalangan pedagang, petani, guru ngaji, bekas tuan tanah dan pejabat yang dipecat oleh Pemerintah Hindia Belanda, serta para jagoan yang dikenal sebagai rampok budiman. Karena jumlah yang cukup banyak, SI Bekasi kemudian menjadi kekuatan yang dominan ketika berhadapan dengan para tuan tanah. Antara 1913-1922, SI Bekasi menjadi penggerak berbagai protes sebagai upaya penentangan terhadap berbagai penindasan terhadap petani, misalnya pemogokkan kerja paksa (rodi), protes petani di Setu (1913) sampai pemogokkan pembayaran “cuka” (1918

Espanyol vs Madrid: Saatnya El Real Menjauh dari Barcelona

Espanyol vs Madrid: Saatnya El Real Menjauh dari Barcelona

Real Madrids Spanish defender Sergio Ramos (R) celebrates with teammates after scoring during the Spanish league football match real Real Madrid CF against RCD Mallorca at at the Alfredo di Stefano stadium in Valdebebas, on the outskirts of Madrid, on June 24, 2020. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP)

 

 

Madrid –Real Madrid berpeluang memuncaki klasemen dan menjauh dari Barcelona jika menang atas Espanyol. Peluang El Real menuntaskan misi tersebut terbuka lebar.

Madrid akan bertolak ke Catalunya untuk menghadapi Espanyol di Cornelia El Prat pada laga pekan ke-32 LaLiga, Minggu (28/6/2020) dini hari WIB. El Real jelas sangat berhasrat meraih kemenangan di laga ini.

Pasalnya dengan tambahan tiga angka, Madrid yang kini mengumpulkan 68 poin akan menggusur Barcelona di puncak klasemen. Tak hanya itu, mereka juga akan melebarkan jarak dengan El Barca menjadi dua poin.

Ini terjadi karena Barcelona tertahan 2-2 oleh Celta Vigo. Blaugrana saat ini masih berada di posisi teratas dengan 69 angka.

Peluang Madrid untuk meraih poin penuh di markas Espanyol terbilang cukup terbuka lebar. Anak asuhan Zinedine Zidane kini tengah dalam performa terbaik saat LaLiga digulirkan kembali usai pandemi virus Corona. Mereka menyapu bersih empat laga dengan kemenangan.

Sementara, Espanyol dalam kondisi yang sebaliknya. Periquitos kini terperosok di dasar klasemen. Mereka juga baru saja memecat sang pelatih Abelardo Fernandez sehari sebelum laga kontra Madrid.

Meski begitu, Zidane tak ingin timnya menganggap remeh Espanyol. Menurutnya, tuan rumah bisa saja merepotkan Madrid karena mereka butuh poin untuk menghindari degradasi.

“Saya tidak tahu itu akan berdampak baik atau buruk untuk kita. Itu adalah keputusan Espanyol. Saya hanya merasa kasihan pada Abelardo,” ujar Zidane mengenai pemecatan Abelardo dikutip dari Managing Madrid.

“Kita perlu memikirkan bagaimana besok Espanyol akan menjadi lawan yang sulit. Mereka bakal berjuang keras karena membutuhkan poin untuk pertempuran di zona degradasi”

“Sebelumnya kami memiliki 11 laga final, sekarang kami memiliki tujuh final. Meskipun, kami telah memenangkan empat pertandingan, itu tidak berarti apa-apa,” jelas pria asal Prancis itu.

Lazio Vs Fiorentina: Menang

Lazio Vs Fiorentina: Menang, Biancocelesti Masih Buntuti Juventus

Lazios Luis Alberto, right, celebrates with his teammates Sergej Milinkovic-Savic,Adam Marusic and Ciro Immobile, on top, after scoring his sides second goal during a Serie A soccer match between Lazio and Fiorentina at Romes Olympic stadium, Saturday, June 27, 2020. (AP Photo/Riccardo de Luca)

 

 

Roma –Lazio menang atas Fiorentina 2-1 di pekan ke-28 Liga Italia. Hasil itu membuat Biancocelesti tetap menjaga jarak dengan Juventus dalam perburuan Scudetto.

Laga berjalan ketat di Stadio Olimpico, Roma, Minggu (28/6/2020). Baik Lazio dan Fiorentina saling jual beli serangan.

Opta mencatat, Lazio membuat 12 tembakan dan 4 yang mengarah ke Fiorentina. Sebaliknya, tim tamu juga bisa melepaskan 10 shots dan 4 yang mengarah ke gawang.

Jumlah pelanggarannya juga cukup banyak. Tuan rumah membuat 12 foul, dan lima di antaranya diganjar kartu kuning. Sementara Fiorentina membuat 13 pelanggaran, dan dua berakhir kartu kuning.

Pada laga itu, Lazio sempat tertinggal lebih dulu. Franck Ribery membawa Fiorentina, usai meneruskan umpan sunduan Dalbert dengan sepakan kaki kanan yang berujung gol. Skor 1-0 untuk Fiorentina, yang bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Lazio baru bisa menyamakan skor. Anak asuh Simone Inzaghi mendapat penati, usai Bartlomiej Dragowski melanggar Felipe Caicedo. Ciro Immobile bisa mengeksekusi penaltinya, dan mengubah skor menjadi 1-1.

Skor yang kembali imbang membuat kedua tim berduel ketat. Sampai akhirnya, Lazio berbalik memimpin di menit ke-82, setelah Luis Alberto bisa melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang di gawang lawan. Skor 2-2 bertaha hingga laga bubar.

Hasil ini membuat Lazio masih di peringkat kedua klasemen Liga Italia dengan 65 poin dari 28 laga, tertinggal empat poin. Adapun Fiorentina masih di peringkat 13 dengan 31 poin.

Manchester United Lolos ke Semifinal Piala FA

Manchester United Lolos ke Semifinal Piala FA

Manchester United's Harry Maguire scores his side's second goal during the FA Cup sixth round soccer match between Norwich City and Manchester United at Carrow Road stadium in Norwich, England, Saturday, June 27, 2020. (Catherine Ivill/Pool via AP)
Manchester United lolos ke final Piala FA. (AP/Catherine Ivill)

Jakarta, CNN Indonesia —Manchester United lolos ke semifinal Piala FA usai menang dramatis atas Norwich City di Stadion Carrow Road, Sabtu (27/6) waktu setempat.

Babak pertama berlangsung relatif membosankan dan tidak banyak peluang berbahaya yang tercipta. Manchester United gagal membongkar pertahan berlapis yang diperagakan Norwich.

Sebaliknya, The Canaries cenderung bermain bertahan dan menunggu MU melakukan kesalahan untuk melancarkan serangan balik. Skor imbang tanpa gol menghiasi papan skor babak pertama.

Tempo permainan langsung meningkat di babak kedua. Terlebih setelah Man United unggul lewat Odion Ighalo di menit ke-51.

Bermula dari umpan silang Luke Shaw di sisi kiri yang coba diteruskan Juan Mata dan menghasilkan bola liar di depan gawang. Ighalo yang tepat berada di depan gawang dengan mudah meneruskan bola ke gawang Norwich.

Menerima umpan Emiliano Buendia di luar kotak penalti, Cantwell melepaskan tembakan keras ke arah kiri gawang yang tak mampu dibendung Sergio Romero. Kiper asal Argentina itu terlambat mengantisipasi karena pandanganya terhalang bek MU.Tertinggal satu gol melecut tuan rumah untuk bermain lebih menyerang. Todd Cantwell akhirnya sukses menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke 7-5.

Norwich terpaksa bertanding dengan 10 pemain setelah Timm Klose melanggar Ighalo di tepi kotak penalti pada menit ke-89.

Unggul pemain membuat MU semakin dominan melancarkan serangan ke wilayah pertahanan MU. Paul Pogba hampir memecah kebuntuan di masa injury time, namun tendangannya dari jarak dekat masih bisa diblok Tim Krul yang tampil cemerlang.

Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak extra time. MU sempat kesulitan menembus pertahanan gigih Norwich hingga akhirnya Harry Maguire berhasil memanfaatkan kemelut dua menit sebelum laga usai.

Susunan Pemain

Norwich XI (4-2-3-1): Tim Krul; Jamal Lewis, Timm Klose, Ben Godfrey, Max Aarons; Alexander Tettey, Kenny McLean; Todd Cantwell, Emiliano Buendia, Lukas Rupp; Teemu Pukki.

Manchester United XI: (4-2-3-1): Sergio Romero; Diogo Dalot, Eric Bailly, Harry Maguire, Luke Shaw; Scott McTominay, Fred; Juan Mata, Bruno Fernandes, Jesse Lingard; Odion Ighal