Jual beli laptop Bekasi ciketing udik Hub: 081932363825.

Jual beli laptop Bekasi ciketing udik Hub: 081932363825.

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825(Call/sms/whatsapp)

Lestarikan Budaya Bekasi, Ribuan Warga Pesta Rakyat Ciketing Udik

Pagelaran Pesta Rakyat Ciketing Udik lestarikan budaya asli Bekasi yang hampir punah, Ahad 9 September 2018.[IST]

KOTA BEKASI | POSBEKASI.COM – Di era digital saat ini, tak bisa dipungkiri jika pengaruh budaya luar kian gencar menyusup ke setiap aspek hidup masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial.Seiring waktu, kondisi ini lama-kelamaan mulai mengikis budaya asli yang dimiliki masyarakat di tiap-tiap daerah.

Sejatinya budaya asli daerah di setiap negara, menjadi ciri khas yang identik dengan negara itu sendiri. Dengan demikian, kepedulian terhadap budaya asli sangat penting agar sebuah bangsa tetap memiliki jati diri yang membuatnya berbeda dengan bangsa lain.

Selain menjalankan tradisi, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kebudayaan asli daerah, yang sekiranya tidak monoton dan cenderung menarik minat banyak mata.

KLIK : Begini Sejarah Bekasi

KLIK : Cerita Buaya Putih Kota Bekasi

KLIK : Mau Jadi Abang Mpok?, Daftar Disini!

“Salah satunya adalah pesta rakyat ke 4 yang menjadi event paling ditunggu-tunggu oleh Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi,”  ujar Tajiri, Ketua LPM Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, sekaligus penganggung jawab acara Pesta Rakyat Ciketing Udik.

Pesta Rakyat Ciketing Udik ke-4 ini menyatukan masyarakat dari berbagai suku yang ada di wilayah Ciketing Udik maka berbagai budaya dalam kegiatan puncak pesta rakyat di gelar.

Ribuan masyarakat Ciketing Udik begitu antusias bahkan dari luar kota bekasi berdatangan untuk melihat gelar budaya seperti tarian-tarian, dondang, pencak silat, dan berbagai seni budaya Kota Bekasi ditampilkan di Lapangan P dan K, Ahad 9 September 2018.[REL]

Jual beli laptop Bekasi jatirasa Hub: 081932363825.

Jual beli laptop Bekasi jatirasa Hub: 081932363825.

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825(Call/sms/whatsapp)

Profil Kelurahan Jatirasa

Pemerintah Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi terbentuk pada tahun 1983 yang merupakan pemekaran dari wilayah Kelurahan Jatiasih yang sebelumnya masih berstatus Desa, selanjutnya berubah menjadi Kelurahan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Bekasi nomor 20 tahun 2002.

Jatirasa berasal dari 2 (dua) suku kata yakni “JATI” dan “RASA”. Kata Jati diambil dari nama depan Kelurahan Jatiasih yang sebelumnya merupakan satu kesatuan wilayah dengan Jatirasa sebelum dilakukannya pemekaran. Arti kata JATI mengambil dari salah satu tempat yang dianggap keramat yang menurut para sesepuh Pondok Gede di lokasi tersebut ada tempat yang di keramatkan yaitu terdapat pohon Jati besar yang tidak diketahui umur pohon Jati tersebut, akhirnya nama JATI itu dipakai pada nama awal Desa/Kelurahan yang berada di Wilayah Kecamatan Jatiasih.

Arti kata RASA mengambil dari suatu tempat dimana ada sebuah pohon namun mempunyai cabang dan buah yang memiliki rasa yang berbeda dan kemudian dijadikan tempat keramat oleh warga setempat. Pemberian nama ini betul-betul mengandung arti dan nilai sejarah bagi masyarakatnya.

  1. Kampung Kebantenan  yang dikenal sebagai salah satu kampung yang penduduknya berasal dari banten, saat ini Kampung Kebantenan masuk ke dalam wilayah geografis Kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi.
  2. Kampung Pondok Benda asal kata dari Pondok yang artinya tempat pemondokan/penginapan, Benda berasal dari nama pohon Benda. Kedua kampung ini apabila dilihat penduduknya berasal dari daerah Banten yang satu sama lain kedua kampung ini berkaitan erat.  Saat ini Kampung Pondok Benda masuk ke dalam wilayah geografis Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi.

Kelurahan Jatirasa terdiri dari 15 Rukun Warga (RW) dan 124 Rukun Tetangga (RT) dengan wilayah perkampungan (bernama Kampung Pondok Benda), dan saat dibuat laporan ini di wilayah kami terdapat 7 (tujuh) perumahan  serta beberapa Perumahan kecil (Cluster) yang sebagian besar terintegrasi kedalam wilayah perkampungan (satu wilayah RW), sehingga dengan demikian terdapat masyarakat yang sangat majemuk, karena terdiri dari penduduk asli dan penduduk pendatang dari berbagai daerah yang memiliki latar belakang, adat istiadat, pendidikan dan agama yang berbeda-beda, maka dengan demikian menjadi beban tersendiri bagi Pemerintahan Jatirasa, baik dalam pelayanan masyarakat maupun menentukan skala prioritas pembangunan, apalagi hampir setiap tahun beberapa perumahan menghadapi ancaman banjir kiriman.

Beberapa kali pergantian kepemimpinan di Kelurahan Jatirasa yaitu diantaranya :

  1. MARTAN. E (Pjs. Kepala Desa) pada tahun 1983 s.d 1985
  2. MARTAN. E (Kepala Desa) pada tahun 1985 s.d 1993
  3. MARTAN. E (Kepala Desa) pada tahun 1989 s.d 2003
  4. DADANG ROSIDIN (Lurah) pada April 2004 s.d Agustus 2004
  5. ENJANG NURYANA, A.Md (Lurah) pada Agustus 2004 s.d Desember 2007
  6. Drs. EDI ROHMAN (Lurah) pada Januari 2008 s.d Desember 2009
  7. Drs.H. SUJITO (Lurah) pada Januari 2010 s.d Mei 2011
  8. TETI HANDAYANI, S.IP (Lurah) pada Juni 2011 s.d Desember 2013
  9. Hj. YEYEN APRIYANTI, SE, MM (Lurah) Januari 2014 s.d Januari 2017
  10. NANA SUTISNA, S.Sos (Lurah) Januari 2017 sampai dengan saat ini.

Konser Slank Dibatalkan, Personelnya Angkat Bicara

Konser Slank Dibatalkan, Personelnya Angkat Bicara

Slank (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Grup musik Slank sejatinya akan seru-seruan dengan para penggemar tepat di malam pergantian tahun di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 31 Desember 2019 mendatang.

Sayangnya, konser yang mengusung tajuk Slanking Forever 36 di GBK itu terpaksa dibatalkan oleh pihak promotor.

Kabar dibatalkannya konser perayaan ulang tahun Slank yang ke-36 itu tersebut dibenarkan personel Slank, Ivanka. “Iya benar, itu panitia yang membatalkan,” ucap Ivan kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon, Jumat (27/12).

Ivan tidak menjelaskan secara detail ihwal dibatalkannya konser Slank di GBK. Ketika ditanya apakah penyebab pembatalan ini karena ketidaksiapan panitia, Ivan memberi jawaban mengambang.

“Mungkin. Tapi panitiannya bilang karena alasan teknis,” tutur Ivan lebih lanjut.

Pembatalan konser Slank sebelumnya diketahui dari rilis pers dari The Ocean Entertainment selaku pihak promotor. Niken Ayu dan Robert Kwon selaku CEO menyatakan bahwa pihaknya terpaksa membatalkan konser Slank karena alasan teknis yang di luar dugaan.

“Karena keadaan yang tidak terduga, alasan teknis, maka kami akan membatalkan pertunjukaan konser SLANKING FOREVER 36. Untuk tiket yang telah dibeli akan dikembalikan 100 persen yang prosesnya akan dimulai dari tanggal 6 – 17 Januari 2020,” tutur Niken Ayu dan Robert Kwon dalam keterangan tertulisnya.

Pihak promotor memastikan tiket yang sudah dibeli akan dilakukan pengembalian 100 persen. Mekanismenya, pembelian online yang metode pembayarannya menggunakan debit maupun kredit akan dikembalikan setelah customer melakukan konfirmasi dengan membalas email dari loket.com. Estimasi pengembalian ini 30 sampai dengan 70 hari kerja.

Untuk pembelian online dengan metode pembayaran transfer ATM, dananya akan dikembalikan setelah customer melakukan konfirmasi dengan mengirimkan email ke support@loket.com. Estimasi pengembalian ini memerlukan waktu antara 14 sampai 30 hari kerja. (JPC)

Dewi Tanjung: Kalau Pelakunya Ada, Saya Minta Polisi Hentikan Laporan

Dewi Tanjung: Kalau Pelakunya Ada, Saya Minta Polisi Hentikan Laporan

Eva Safitri
Sabtu, 28 Des 2019 10:36 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta – Polisi kini telah menangkap dua tersangka penyiram air keras ke Novel Baswedan. Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung yang pernah melaporkan Novel atas berita bohong penyiraman air keras, belum mau mencabut laporannya. Dewi masih menunggu pihak kepolisian.

“Cabut laporan, nggak lah ya saya kan tunggu hasil laporan dulu,” ujar Dewi saat dihubungi, Sabtu (28/12/2019).

Lagipula menurut Dewi polisi sampai saat ini pun belum memperlihatkan siapa pelakunya. Jika benar ada, Dewi mengatakan akan meminta polisi menghentikan laporannya terhadap Novel.

“Kedua kan sampai saat ini pelaku belum ditampilkan siapa, dari dulu kan sudah ditangkap pelakunya terus dipulangkan kembali, sekarang kita tunggu proses kepolisian, kalau memang itu betul adalah pelaku sebenar-benarnya ya mungkin saya minta pelaporan saya dihentikan gitu. Itu kalau benar-benar pelakunya, tapi kan sampai saat ini pelakunya belum ditunjukkan oleh polisi, kapan dimasukkan ke penjaranya kan tidak ada,” katanya.

Profil Dewi Tanjung: Eks Pesinetron yang Polisikan Novel Baswedan:

Cara Buat Best Nine 2019 Instagram, untuk iPhone dan Android

Cara Buat Best Nine 2019 Instagram, untuk iPhone dan Android

Cara Buat Best Nine 2019 Instagram, untuk iPhone dan Android
Instagram/ Sophia Latjuba
Cara Buat Best Nine 2019 Instagram, untuk iPhone dan Android

TRIBUNJATENG.COM – Menjelang tahun baru, pengguna Instagram biasanya akan ramai-ramai membuat best nine 2019 Instagram masing-masing.

Pada akhir tahun, tagar #bestnine2019 ramai di Instagram dan menampilkan kolase sembilan foto dari akun tersebut.

Sebenarnya apa sih best nine 2019 Instagram itu?

Best nine Instagram adalah kolase foto yang menampilkan unggahan Instagram terbaik di tahun tersebut.

Sembilan foto tersebut dihitung dari reach unggahan tersebut, seperti like dan komentar terbanyak dari semua foto yang diunggah di tahun tersebut.

Di bawah ini adalah langkah-langkah cara membuat best nine 2019 Instagram.

1. Pastikan Instagram Anda tidak diprivasi terlebih dahulu. Ini bisa diubah melalui setting Instagram di bagian privasi.

2. Pergi ke website 2019bestnine.com

3. Akan keluar tulisan ‘get your 2019 best nine on Instagram’. Masukkan username Instagram Anda di bagian ‘Instagram ID’, lalu klik Get.

4. Maka akan otomatis keluar kolase sembilan foto terbaik di Instagram yang diunggah pada tahun 2019.

Jika Anda ingin membagikan foto best nine 2019 Instagram Anda, maka Anda tinggal ambil tangkapan layar atau screenshot lalu unggah seperti biasa.

Jangan lupa tambahkan tagar #bestnine2019 . Selamat mencoba!

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Cara Buat Best Nine 2019 Instagram, untuk iPhone dan Android, https://jateng.tribunnews.com/2019/12/28/cara-buat-best-nine-2019-instagram-untuk-iphone-dan-android.
Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq

Jual beli laptop Kalimalang Bekasi Hub: 081932363825.

Jual beli laptop Kalimalang Bekasi Hub: 081932363825.

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825(Call/sms/whatsapp)

Asal Usul Kalimalang & Sejarah Peradaban Tertua Jawa di Bekasi

 

Bekasi – Bicara revitalisasi Kalimalang, jangan melupakan sejarah panjang di baliknya. Konon, peradaban tertua di Pulau Jawa juga ada di Bekasi.
Sejak dahulu aliran Kalimalang telah melewati Bekasi dan menjadi sumber air bersih bagi warga Jakarta. Kini, di bawah Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Kalimalang akan direvitalisasi jadi semakin cantik untuk warganya.

Sambil menunggu proses revitalisasi, tak ada salahnya kita napak tilas akan sejarah Kalimalang sesuai fungsi awalnya dulu.

Hal itu pun diungkapkan oleh budayawan Bekasi, Andi Sopandi usai menghadiri diskusi Penataan Kalimalang dan Pembangunan Wisata Situ Rawa Gede di Ruang Krakatau, Hotel Horizon Bekasi, Senin (22/10/2018) sore.

“Dalam perjalanannya juga perlu ada revitalisasi kawasan Kalimalang. Kenapa disebut Kalimalang? Karena dia memalang aliran sungai mulai dari Cirata, Kali Bekasi sampai Kali Cakung. Hingga disebut kali yang malang. Kalau orang Bekasi, malang itu muncul di tengah-tengah. Malang alur yang ada,” ujar Andi saat ditemui detikTravel usai acara.

Dijelaskan oleh Andi, awalnya Kalimalang dibuat secara manual di tahun 1960-an secara bersama-sama sebagai sumber air. Idenya sudah dari zaman Soekarno.

Menariknya lagi, ternyata Sungai Kalimalang juga tak dapat dipisahkan dengan kisah kerajaan Nusantara di Pulau Jawa. Malah, sejarah peradaban tertua Jawa terkait Kerajaan Taruma Negara ditemukan di Bekasi.

“Tadi saya kemukakan munculnya kota peradaban, karena peradaban tertua itu di Jawa munculnya justru di Bekasi. Penemuan Kerajaan Taruma Negara sebagai kerajaan tertua di Jawa itu terdapat di Babelan, Batujaya selebihnya juga ada di Bekasi,” ujar Andi.

Berkaca dari nilai sejarah itu, Andi ingin agar nantinya proses revitalisasi Kalimalang juga menyertakan sejarah sebagai tema besar.

“Saya kira dari sisi budaya saya mengusulkan harus ada hubungan dari segi nama. Kalau tadi saya bilang ada Taman Patriot Chandrabaga, saya bilang jangan ambigu dengan Stadion Bekasi. Saya usulkan jadi Taman Tarum Chandrabhaga untuk yang di Giant. Untuk yang di Unisma Taman Tarum Bhagasasih. Itu jadi bentuk sosialisasi sejarah Kota Bekasi,” ujar Andi.

Tidak sampai situ, Andi juga berharap agar nantinya kawasan Kalimalang yang telah direvitalisasi juga menyertakan nuansa Islami lewat musala dan simbol-simbol khas budaya Bekasi.

“Tadi ada yang kurang nuansa Islam Bekasi harus ada. Tadi saya usulkan perlu ada musala, wc kecil, cinderamata Bekasi itu yang harus diperhatikan,” tutup Andi. (wsw/fay)

Jual beli laptop Bekasi Hub: 081932363825.

Jual beli laptop Bekasi Hub: 081932363825.

bagi anda yang memiliki laptop tidak terpakai, ingin tukar tambah laptop, laptop anda bermasalah, laptop anda terlalu tua/kuno dan ingin dijual dan anda berada di daerah . anda dapat menghubungi 081932363825 (Call/sms/whatsapp) kami menerima berbagai jenis laptop mulai dari merek acer, lenovo, asus, dell, serta MACBOOK. jadi bagi anda yang berada di daerah kabupaten Bekasi segera hubungi kami sekarang juga di 081932363825(Call/sms/whatsapp)

Riwayat Bekasi Tempo Doeloe

Infografik Kronologi Bekasi
Kawasan Jl. Ahmad Yani , Kota Bekasi, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Ivan Pramana Putra.
Kawasan Jl. Ahmad Yani , Kota Bekasi, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Ivan Pramana Putra.
Oleh: Petrik Matanasi – 10 Maret 2017
Dibaca Normal 3 menit
Usia Bekasi sebagai pemukiman sudah berumur ribuan tahun. Perlahan, dari kampung-kampung yang ada, Bekasi tumbuh menjadi distrik lalu kabupaten, dan belakangan ditambah kotamadya.
tirto.id – Meski tata-kotanya tak terkendali, seperti kota yang baru mekar dan berkembang, usia Bekasi sebagai kawasan cukup tua. Daerah penyangga ibukota ini berusia ribuan tahun. Berdasarkan penemuan situs Kampung Buni zaman batu muda (neolitikum) pada 1958, diperkirakan kampung tersebut sudah ada sejak 2000 SM. Di situs itu ditemukan kerangka manusia, beliung persegi, gerabah berbentuk periuk, manik-manik, perhiasan emas, dan kendi.

Jauh setelahnya, berdasar Prasasti Kampung Tugu, Cilincing. Bekasi rupanya terkait dengan Raja Purnawarman yang berkuasa di di Tarumanagara sekitar tahun 400an Masehi. Di situ diceritakan tentang pembuatan saluran air yang disebut Gomati di sekitar Sungai Chandrabaga. Sungai Chandrabaga diartikan sebagai Kali Bekasi oleh beberapa ahli. Di masa-masa itu, Bekasi disebut sebagai Dayeuh Sundasembawa atau Jayagiri, yang merupakan pusat dari kerajaan Tarumanegara selama beberapa abad.

“Bekasi [adalah] distrik dari afdeling Meester Cornelis (Jatinegara) dari Keresidenan Batavia, yang terletak di sebelah timur Betawi. Dialiri Sungai Cileungsi dan Sungai Bekasi. Salah satu daerah yang terkenal ramai oleh pedagang dari hilir hingga ke pedalaman. Di sana juga berdiri pasar dan perkampungan Tionghoa yang terbentuk sejak 1752,” demikian yang tercatat dalam Encyclopaedie van Nederlandsch-Indie (1896) terbitan Martinus Nijhoff-EJ Brill di Gravenhage.

Ensiklopedia itu mencatat pada 1869 terjadi pemberontakan rakyat Bekasi di Tambun. Insiden itu menewaskan Asisten Residen Meester Cornelis, CE Kuyper. Meski daerah Bekasi kecil, ia punya pengadilan negeri pada 1890. “Bekasi merupakan titik-titik penggunaan Bataviaschen Oosterfoorweg atau jalan kereta api sebelah timur Betawi yang dibuka secara resmi sebagai lalu-lintas umum sejak 1887.”

Citra Daerah Kabupaten Bekasi dalam Arsip 1900-1945 (2014) mencatat setidaknya sejak 1883, terdapat empat distrik yang dipimpin seorang demang, yakni Kebayoran (Jakarta Selatan), Meester Cornelis (Jatinegara sekarang), Cabangboengin, dan Bekasi. Distrik Cabangboengin sekarang adalah Cikarang. Nama itu berganti pada 1911. Di tahun yang sama pula istilah pemimpin distrik berubah, dari Demang menjadi Wedana.

Orang-orang yang pernah menjadi Wedana atau Demang di Bekasi antara lain: Achmat Mantor Abdoel Rachiem (1881-1885), Mochamad Ali (1885-1894), Moedjimi (1894-1903), Achmad Solihoen (1903-1908), Raden Bachram (1908-1917), Mohamad Samik (1917-1919), Moedjitaba (1919-1924), Rade Kartasoemitra (1924-1927), Raden Achamad Djajadiningrat (1927-1931), Raden Hasan Madiadipoera (1931-1937), Raden Hardjadiparta (1937-1940). Wedana di zaman Jepang pun ada Soehardjo Soeriasapoetra.

Berdasarkan arsip-arsip yang terkumpul dalam buku Citra Daerah Kabupaten Bekasi Dalam Arsip 1800-1900, Bekasi di akhir abad ke-19 dipenuhi tanah-tanah partikelir. Misalnya di Cikarang, Ujung Menteng, atau Tambun. Artinya ada tuan tanah dengan tanah luas di sana.

Staatdblad van Nederlandsch-Indie 1836 nomor 19 soal Reglement Omtrent de Particuliere Landerijen, Gelegen ten Westen der Rivier Tjimanoek alias peraturan tentang tanah partikelir di sebelah barat Sungai Cimanuk, mengatur bagaimana soal sewa, jual-beli, dan pengelolaan tanah. Termasuk di Bekasi. Dalam aturan itu, tuan tanah diberi keistimewaan mengatur para tenaga kerjanya.

Di era merajalelanya kuasa tuan tanah ini, lahir pula garong dan pencuri dadakan karena kemiskinan. Pasukan Marsose pun dikerahkan. Salah satu prajurit Marsose yang dikirim sekitar 1937 ke sekitar Bekasi adalah Gatot Subroto, yang belakangan jadi pejabat tinggi TNI dan Pahlawan Nasional.

Gatot begitu iba pada keluarga miskin yang anak atau ayahnya harus dipenjara karena menggarong atau mencuri karena dimiskinkan para tuan tanah yang disayang priyayi lokal. “Sebagian gajinya diberikan kepada beberapa keluarga yang sangat menderita itu,” tulis Moh Oemar dalam biografi Jenderal Gatot Subroto (1976).

Setelah masuknya Jepang, afdeling atau kabupaten Meester Cornelis berubah menjadi Jatinegara Ken. Wilayah yang meliputi kecamatan atau kewedanaan kemudian memakai istilah “Gun”: Cikarang Gun, Cawang-Jatinegara Gun, dan Bekasi Gun. Di bawah Bekasi Gun ada desa-desa yang disebut Son seperti Cilincing Son, Cibitung Son, dan Bekasi Son.

Sejak awal revolusi kemerdekaaan, Bekasi sudah panas. Buku Citra Daerah Kabupaten Bekasi Dalam Arsip 1900-1945 (2014) mencatat, ”ketika pesawat Dakota Sekutu Inggris melakukan pendaratan darurat akibat kerusakan mesin di Rawa Gatel, Cakung, Kewedanaan Bekasi, pada 23 November 1945, seluruh tentara Inggris yang berjumlah 26 orang ditawan di tangsi Polisi Bekasi.”

Para pejuang itu terbakar semangat revolusi hingga segala hal yang menghalangi eksistensi Republik akan mereka habisi. Tuntutan Komandan Tentara Sekutu di Jakarta, agar para tawanan itu dibebaskan, tak diindahkan. Bahkan semua disembelih dan dikubur di belakang tangsi polisi.

Tentu saja pihak Inggris marah. Dengan kekuatan satu batalyon infanteri bersenjata lengkap dengan kawalan baterai Artileri dan puluhan panser, pada 24 November 1945 esoknya, Bekasi disatroni Tentara Sekutu. Pembakaran pemukiman penduduk sekitar Tambun, Cikarang, Lemah Abang, hingga Karawang pun terjadi.

Nama Bekasi tercatat heroik dalam sejarah perjuangan (revolusi) Indonesia. Bahkan Bekasi dijuluki Kota Patriot. Chairil Anwar, seperti diajarkan lewat pelajaran Bahasa Indonesia, menulis salah satu puisi legendarisnya yang bernapas revolusi: Karawang-Bekasi.

Bekasi tak kalah revolusioner dibanding Jakarta. Bekasi memang sempat menjadi pengunduran milisi pro-Republik yang terdesak dari Jakarta akibat makin kuatnya tentara Belanda di Jakarta.

Setelahnya, Bekasi pun akhirnya menjadi daerah pendudukan Tentara Belanda juga. Sebelum pendudukan, Republik Indonesia mengangkat Bapak Rubaya Suryanaatamirharja sebagai Bupati Jatinegara. Status Bekasi adalah Kewedanaan, yang masuk dalam wilayah Batavia En Omelanden. Berdasar Staatsblad Van Nederlandsch Indie 1948 No. 178, sebagian Bekasi pernah menjadi daerah Negara Pasundan.

Meski telah menjadi daerah pendudukan Belanda, banyak rakyat Bekasi maupun rakyat daerah pendudukan lain yang setia pada Republik. Di tahun 1950, Hatta setuju menjadi Bekasi sebagai Kabupaten. Berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 1950, Kabupaten Bekasi terdiri dari 4 kewedanaan, 13 kecamatan (termasuk Cibarusah) dan 95 desa. Hingga 1960, kantor Kabupaten Bekasi masih di Jatinegara.

Belakangan, Bekasi pun menjadi kawasan pemukiman penting bagi perkembangan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Banyak pekerja Jakarta yang berumah di Bekasi, karena makin sempit dan mahalnya hunian di Jakarta.

Bekasi juga berkembang menjadi kawasan industri. Kecamatan Bekasi dinaikkan statusnya menjadi kota administratif (Kotif) pada 1981. Sisanya menjadi wilayah Kabupaten Bekasi. Sejak 10 Maret 1997, status kota administratif naik lagi menjadi kotamadya.

Baca juga artikel terkait BEKASI atau tulisan menarik lainnya Petrik Matanasi
(tirto.id – Humaniora)

Ratna Sarumpaet Bebas, Akan Tetap ‘Ngegas’

Ratna Sarumpaet Bebas, Akan Tetap ‘Ngegas’

Jumat, 27 Des 2019 07:09 WIB
Ratna Sarumpaet. (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Ratna Sarumpaet. (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta – Ratna Sarumpaet telah resmi bebas setelah menjalani hukuman 15 bulan penjara kasus hoax penganiayaan dirinya. Meski demikian, Ratna bakal tetap ‘ngegas’ ke pemerintah.

Kasus Ratna geger saat masa kampanye Pilpres 2019. Ketika itu, foto-foto Ratna dengan wajah lebam tersebar yang kemudian disebut-sebut menjadi korban penganiayaan.

Tapi belakangan, kabar Ratna dianiaya terbantahkan. Fakta sesungguhnya, wajah lebam Ratna karena operasi sedot lemak di pipi, pulang di Rumah Sakit Bina Estetika di Menteng, Jakarta Pusat yang dilakukan pada 21 September 2018. Pada saat itu, Polisi yang turun tangan melakukan penyelidikan menemukan sejumlah bukti berupa transaksi dari rekening Ratna ke klinik tersebut.

Baca juga:Video Pengakuan Ratna Sarumpaet ‘Salah’ Masuk Tim Prabow

Hoax Ratna itu kemudian dibawa ke meja hijau. Ratna akhirnya divonis 2 tahun penjara. Hakim menyatakan Ratna Sarumpaet terbukti bersalah menyebarkan kabar bohong (hoax) penganiayaan. Dia dipidana dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Menyatakan terdakwa Ratna Sarumpaet terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyiarkan pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran rakyat,” ujar hakim ketua Joni membacakan amar putusan dalam sidang vonis di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (11/7/2019).

Kini, Ratna telah bebas. Dia kembali menghirup udara segar setelah menjalani resmi bebas pada Kamis (26/12). Dia bebas setelah mendapat SKPB dari Kemenkum HAM. Selain itu, Ratna mendapat remisi Idul Fitri dan 17 Agustus, sehingga jika dihitung, Ratna hanya menjalani kurungan selama 15 bulan penjara dari vonis yang dijatuhkan hakim selama 2 tahun penjara.

Ratna mengaku sangat bahagia setelah permohonan bebas bersyarat dikabulkan Kemenkum HAM. Ratna merasa lebih sehat.

“Sehat, gemuk. Di penjara kan nggak banyak bergerak, jadi sehat. Ya namanya orang bebas, ya,” kata Ratna di kediamannya Jalan Kampung Melayu Kecil V, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019).

Ratna mengaku ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Dia ingin menyegarkan pikiran setelah beberapa bulan mendekam di penjara

Melihat Skema Kerja Sama Jiwasraya dan Manchester City

Melihat Skema Kerja Sama Jiwasraya dan Manchester City

Achmad Dwi Afriyadi
Foto: Ari SaputraFoto: Ari Saputra

 

 

Jakarta – Kerja sama antara PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan klub sepak bola Manchester City di tahun 2014 jadi sorotan. Bagaimana tidak, kondisi asuransi pelat merah yang saat itu negatif justru menjadi sponsor klub sepak bola raksasa Inggris.

“Bayangkan 2014 posisinya Jiwasraya sudah jelek, dia masih memikat dirinya dengan menjadi sponsor klub Manchester City. Padahal kondisi sahamnya jelek,” kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Kamis (26/12/2019).

Lantas, seperti apa kerja sama keduanya? Mengutip laman resmi Manchester City, Jumat (27/12/2019), kesepakatan tersebut berlangsung dua tahun.

“Kesepakatan dua tahun akan melihat perusahaan milik negara, yang memiliki spesialisasi dalam asuransi jiwa dan perencanaan keuangan menjadi mitra asuransi resmi City di Indonesia,” bunyi keterangan tersebut.

Lebih lanjut, dalam keterangan itu dijelaskan, Jiwasraya didirikan pada 1859. Perusahaan asuransi ini memiliki cabang di seluruh wilayah dan melayani lebih dari 7 juta nasabah.

Ada pun bentuk kemitraannya yakni, Jiwasraya memiliki hak untuk memproduksi iklan TV dengan bintang-bintang City. Selain itu, menampilkan lambang klub dan citra pemain dalam kampanye pemasaran di seluruh Indonesia.

Lalu, lewat kemitraan ini memungkinkan pelanggan setia dari bertemu dan menyapa pemain City hingga menonton sesi latihan. Selanjutnya, nasabah Jiwasraya juga punya kesempatan menonton pasukan Manuel Pellegrini kala itu beraksi di Stadion Etihad.

“Reputasi Jiwasraya yang luar biasa di Indonesia untuk mendidik orang untuk merencanakan masa depan, di samping nilai-nilai inti mereka seperti integritas dan kompetensi, membuat mereka sangat cocok untuk Manchester City. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Jiwasraya dan pelanggan mereka selama musim mendatang untuk membawa mereka lebih dekat ke permainan yang mereka sukai,” kata Tom Glick, Chief Business Officer untuk Manchester City saat itu.

Sinopsis dan Trailler Film Clive Barkers The Palgue, Tayang Kamis (26/12) Jam 23.00 WIB di Trans TV

Sinopsis dan Trailler Film Clive Barkers The Palgue, Tayang Kamis (26/12) Jam 23.00 WIB di Trans TV

Sinopsis dan Trailler Film Clive Barkers The Palgue, Tayang Kamis (26/12) Jam 23.00 WIB di Trans TV
youtube/Youtube Movies
Sinopsis dan Trailler Film Clive Barkers The Palgue, Tayang Kamis (26/12) Jam 23.00 WIB di Trans TV.

TRIBUNBATAM.id – Sinopsis dan trailler film Clive Barkers The Palgue, tayang malam ini, Kamis (26/12) jam 23.00 WIB di Trans TV.

Film ini menceritakan anak anak yang terbangun setelah koma 10 tahu.

Terbangun dari koma dan berniat melenyapkan peradaban manusia, dan kini orang dewasa berjuang untuk menghentikan mereka.

Film ini rilis tahun 2006, film yang disutradarai oleh Hal Masonberg.

Naskah film ini ditulis Teal Minton, yang diproduksi oleh Clive Barkers.

• Jadwal Siaran TV Rabu, 25 Desember 2019, Film Shy Shy Cat di Trans TV, Aruna dan Lidahnya di Trans7

Dibintangi di antaranya oleh James Van Der Beek dan Ivana Milicevic.

Clive Barkers The Plague dirilis pada tanggal 5 September 2006.

Sinopsis Clive Barkers The Plague Bioskop Trans TV malam ini.

Di tahun 1983 sebuah wabah misterius menjangkit.

Secara bersamaan suatu ketika semua anak-anak terjangkit wabah.

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Sinopsis dan Trailler Film Clive Barkers The Palgue, Tayang Kamis (26/12) Jam 23.00 WIB di Trans TV, https://batam.tribunnews.com/2019/12/26/sinopsis-dan-trailler-film-clive-barkers-the-palgue-tayang-kamis-2612-jam-2300-wib-di-trans-tv.

Editor: Mona Andriani